Theodorus pun mendesak dinas segera menyelesaikan dokumen administrasi terkait proyek tersebut dan menunda seluruh kegiatan lapangan hingga persyaratan formal terpenuhi.
“Kami tidak anti-pembangunan, tapi semua harus sesuai aturan. Jangan sampai niat baik mencederai hukum,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor terkait dugaan pelanggaran prosedur proyek tersebut. (Bernad Nara Gere)
Artikel Terkait
Judi Online Lintas Negara: 5.885 Rekening, Rp75 Miliar, dan Warga Asing di Baliknya
Jelang Indonesia vs China, Maarten Paes Beberkan Taktik 'Berbahaya' Negeri Tirai Bambu
Semangka di Jantung Diplomasi: Isyarat Kuat dari RI untuk Gaza
Bongkar Akun Rugha Boto! Polres Matim Diduga Lamban, Warganet Geram: "Jangan Tutup Mata!
16 Tim Lolos ke 16 Besar Liga 4 2024/2025, Persitara Lolos Dramatis Lewat Klasemen Mini