REPORTASENTT.COM, NUNUKAN- Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Desk Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berhasil menggagalkan upaya pengiriman calon pekerja migran non-prosedural di Pelabuhan Tunontakan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Wilayah ini diketahui sebagai jalur strategis menuju Malaysia.
Operasi yang berlangsung Selasa (6/5/2025) itu dilakukan dengan menyasar dua kapal besar, yakni KM Thalia yang mengangkut sekitar 400–600 penumpang dan KM Bukit Siguntang dengan jumlah penumpang mencapai 1.200–1.300 orang.
Operasi yang berlangsung Selasa (6/5/2025) itu dilakukan dengan menyasar dua kapal besar, yakni KM Thalia yang mengangkut sekitar 400–600 penumpang dan KM Bukit Siguntang dengan jumlah penumpang mencapai 1.200–1.300 orang.
Baca Juga: Anggota MPR RI Soroti Dampak Kenaikan Tarif Impor AS terhadap Ekonomi Indonesia
"Kami dari Satgas Gakkum, Desk Pelindungan PMI, saat ini melakukan pemeriksaan administrasi terhadap para penumpang kapal yang turun di pelabuhan ini," kata Direktur Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah, di lokasi.
Pemeriksaan menyasar kelengkapan dokumen dan status keberangkatan penumpang, guna memastikan tidak ada calon pekerja migran yang dikirim secara ilegal.
“Ini adalah upaya kami untuk memastikan tidak ada pengiriman pekerja migran secara ilegal yang bisa menimbulkan eksploitasi atau perdagangan orang,” lanjut Nurul.
"Kami dari Satgas Gakkum, Desk Pelindungan PMI, saat ini melakukan pemeriksaan administrasi terhadap para penumpang kapal yang turun di pelabuhan ini," kata Direktur Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah, di lokasi.
Pemeriksaan menyasar kelengkapan dokumen dan status keberangkatan penumpang, guna memastikan tidak ada calon pekerja migran yang dikirim secara ilegal.
“Ini adalah upaya kami untuk memastikan tidak ada pengiriman pekerja migran secara ilegal yang bisa menimbulkan eksploitasi atau perdagangan orang,” lanjut Nurul.
Baca Juga: Anggota Dewan Pers Dorong Sinergi Lebih Kuat dengan Polri Tangani Isu Pers di Era Digital
Operasi ini melibatkan sekitar 200 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Bareskrim Polri, Polda Kaltara, Polres Nunukan, BP3MI, Imigrasi, hingga POM TNI.
Menurut Nurul, pemeriksaan serupa akan diperluas ke pelabuhan lain di wilayah Kalimantan Utara, bahkan kemungkinan menjangkau titik-titik keberangkatan lainnya di Indonesia.
Satgas Gakkum Desk Pelindungan PMI sendiri merupakan bagian dari instruksi Presiden RI melalui program prioritas Asta Cita yang dikomandoi Kabareskrim Polri.
Satgas ini dibentuk untuk memberikan pelindungan maksimal bagi calon pekerja migran dari praktik perdagangan orang dan eksploitasi.
Artikel Terkait
Simbol Watodiri dan Pohon Ara di Lamaholot: Legenda Tentang Cinta, Perang, dan Kutukan
Paus Baru, Tantangan Lama: Dari Perang hingga Krisis Iklim Dunia
Resahkan Warga, Polres Ende Tertibkan Konvoi Pelajar yang Rayakan Kelulusan
Anggota Dewan Pers Dorong Sinergi Lebih Kuat dengan Polri Tangani Isu Pers di Era Digital
Anggota MPR RI Soroti Dampak Kenaikan Tarif Impor AS terhadap Ekonomi Indonesia