Baca Juga: Baterai Raib Rp228 Juta, Lima Pemuda Kupang Tersandung Aksi Berulang
Istri korban mengaku terakhir kali melihat suaminya sekitar pukul 05.00 Wita.
Ia menyatakan tidak pernah mengetahui adanya masalah pribadi yang berat.
Hasil Pemeriksaan Medis
Sekitar pukul 07.30 Wita, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang. Pemeriksaan medis memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan.
Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.
“Penyidik tetap akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Istri korban akan membuat surat pernyataan resmi penolakan otopsi,” kata Kapolsek Kota Raja.
Artikel Terkait
DPR Sindir Program Makanan Gratis: Jangan Sampai Jadi Makanan Beracun Gratis
Mengerikan! 5.914 Korban Keracunan MBG, Prabowo Siapkan Langkah Darurat
Insiden Keracunan Bayangi Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Tutup Sejumlah Dapur
Dewan Pers Minta Istana Jelaskan Pencabutan ID Card Reporter CNN
Di Balik Seremoni Terima SK P3K, Wabup Flores Timur Lontarkan Peringatan