REPORTASENTT.COM, KUPANG- Aksi pencurian di sebuah rumah kos kawasan Oesapa, Kota Kupang, akhirnya terungkap.
Seorang pria berinisial DU (25), yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian, ditangkap Unit Jatanras Polresta Kupang Kota usai menggasak tiga unit handphone milik dua penghuni kos.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kasat Reskrim Kompol Marselus Yugo Amboro mengatakan insiden itu terjadi saat DU sedang berjalan menuju kios untuk membeli rokok di sekitar kos Kharisma Motor.
Di tengah perjalanan, muncul niat pelaku untuk masuk ke area kos.
“Pelaku melihat pintu kamar korban terbuka dan kedua korban tertidur lelap. Saat itu juga ia mengambil tiga HP yang sedang di-charge,” ujar Kompol Yugo.
Setelah mengamankan barang curian, DU langsung kembali ke kamarnya. Korban yang terbangun dan mendapati ponsel mereka raib kemudian melapor ke Polsek Kota Lama.
Menerima laporan tersebut, Unit Jatanras langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Bersama korban, polisi menelusuri area sekitar hingga akhirnya menemukan DU. Pelaku diamankan tanpa perlawanan.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita tiga barang bukti, yakni satu unit Samsung A05, satu Infinix Hot 50i, dan satu Oppo A18.
“Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan aksinya dalam kondisi dipengaruhi minuman keras,” tambah Yugo.
DU ditangkap pada Selasa (02/11/2025) sekitar pukul 19.00 WITA di Jalan Timor Raya Km 10, Kelurahan Oesapa.
Ia tercatat sebagai warga asal Kabupaten TTS yang tinggal di Kota Kupang dan saat ini tidak memiliki pekerjaan.
Baca Juga: Komisi III DPR Kebut RUU Penyesuaian Pidana, Cegah Kekosongan Hukum Jelang KUHP Baru 2026
Kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan korban FAT dan KAL yang masuk pada 14 November 2025 dengan nomor LP/B/222/XI/2025/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT.
Kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan korban FAT dan KAL yang masuk pada 14 November 2025 dengan nomor LP/B/222/XI/2025/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT.
Artikel Terkait
Hujan Ekstrem Mengintai Libur Nataru, BMKG Minta Warga Waspada
Lubang Jalan Mangkrak Berbulan-bulan, Warga Larantuka Beri Tanda dengan Tanam Pohon
TRC Belum Optimal, BPBD Flotim Minta Warga Tetap Waspada Banjir Rob
PSSI Ngada Protes Kenaikan Harga Tiket Semifinal Liga 4 Piala Gubernur NTT
Banjir dan Lumpur Tutup Jalan Trans Larantuka–Maumere, Polisi Kerja Keras di Lokasi