REPORTASENTT.COM, BORONG- Kondisi proyek peningkatan jalan dari Ajang menuju Ledang, Desa Benteng Raja, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, kembali menuai sorotan.
Struktur dasar jalan berupa batu berukuran 5–7 (batu 5/7) dilaporkan tenggelam dan miring saat dilintasi kendaraan roda empat akibat kondisi tanah yang lembek.
Pantauan media ReportaseNTT.com pada Sabtu (20/12/2025) menunjukkan bahwa batu-batu yang sebelumnya telah disusun sebagai lapisan dasar jalan tampak amblas ke dalam tanah.
Baca Juga: Bakar Petasan di Jalan Raya, Pedagang Petasan di Kupang Kena Teguran Polisi
Di beberapa titik, susunan batu terlihat miring dan dinilai hampir tidak layak untuk dilalui kendaraan.
Padahal, proyek tersebut merupakan bagian dari pekerjaan peningkatan jalan dengan konstruksi Telford yang diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, CV Langga Putra selaku penyedia material proyek tersebut disebut telah beberapa kali mendapat teguran dari Tim Pengelola Kegiatan (TPK).
Baca Juga: Kejati NTT Geledah Kantor Dinas Koperasi di Hari Libur, Sita Dokumen dan Uang Tunai
Teguran tersebut berkaitan dengan kondisi material dan pelaksanaannya di lapangan. Namun, teguran itu diduga tidak diindahkan.
Bahkan, pada 10 Desember 2025 lalu, penyedia material kembali melakukan pemuatan batu tambahan ke lokasi proyek.
Namun, jenis batu yang digunakan masih sama, yakni batu pecah ukuran 5/7.
Artikel Terkait
Terpergok Saat Mencuri, Aksi Brutal di Lapak Semangka Kupang Terungkap Lewat 29 Adegan Rekonstruksi
Tak Mau Ditilang, Pengendara di Maumere ini Didorong Motor Sendiri Sampai Tumbang
Libur Natal 2025 Berlaku 4 Hari, Ini Perbedaan Aturan untuk ASN dan Karyawan Swasta
Kejati NTT Geledah Kantor Dinas Koperasi di Hari Libur, Sita Dokumen dan Uang Tunai
Bakar Petasan di Jalan Raya, Pedagang Petasan di Kupang Kena Teguran Polisi