REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Organisasi Cipayung, PMKRI, GMNI dan HMI Cabang Flores Timur, menolak untuk beraudiens dengan Kapolres Flores Timur (Flotim) dalam aksi bisu yang digelar di halaman Mapolres, Sabtu (23/3/2024).
Aksi penolakan itu menjawabi tawaran dari Kapolres AKBP I Nyoman Putra Sandita.
Kapolres pada saat menerima masa aksi di Mapolres, meminta untuk tujuh (7) orang perwakilan agar bersamanya melakukan audiens.
Baca Juga: Viral Video Oknum Satpol PP di Nagekeo Diduga Banting Jualan Pedagang Pasar Danga
Namun Masa aksi tetap pada prinsip aksi bisu sore itu. Dengan membakar seribu lilin di halaman Mapolres.
"Adik- adik inilah harapan- harapan masyarakat di Kabupaten Flores Timur. Anak- anak muda yang berpikiran kritis dan mampu menjaga masyarakat kita yang ada di Lewotana. Berikan saya masukan, bagaimana saya menjaga Lewotana ini," kata Kapolres AKBP I Nyoman Putra Sandita saat menyapa masa aksi.
Dikatakan I Nyoman Putra, yang dapat memajukan Flores Timur hanyalah anak- anak muda, oleh karena itu Ia meminta masukan dari masa aksi, serta Ia juga akan menyampaikan aspirasi dari hatinya melalui diskusi dua arah.
Baca Juga: Diagnosis kanker, Ibu Negara AS Jill Biden Berikan Dukungan kepada Putri Wales Kate Middleton
"Semua saya akan terima malam ini, tunjuk tujuh orang ikut saya. Saya terima di ruangan saya. Saya abang kalian, saya orang tua kalian," tegas Kapolres.
Sementara itu, Ketua PMKRI Cabang Larantuka Nandos Koten, dalam menjawabi permintaan Kapolres menyampaikan, masa yang tergabung dalam Cipayung ini hanyalah sekedar melakukan aksi seribu lilin dan aksi bisu.
"Setelah itu kami pulang," kata Nandos Koten.
Baca Juga: Timnas Inggris Ingin Southgate tetap di Posisinya Hingga Piala Dunia 2026
Namun kata dia, ada ada alternatif lain yang bisa dilakukan, dalam membangun komunikasi bersama, namun tidak pada aksi ini.
"Tetapi pada dasarnya kami dari Cipayung mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajaran karena telah berhasil memberantas narkoba," katanya.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan Materai Tempel, Negara Merugi Capai Rp936 juta Lebih
Penyelundupan Kosmetik Ilegal Asal Filipina Sasar Kota Manado, Satgas Catur Bais TNI Bertindak
Melalui Jalur Tikus, Kayu Cendana Asal Timor Leste Diselundupkan Menuju Indonesia
Hebat, Tim Serigala Tangkap Pelaku Pencurian Peralatan Bengkel di Kupang
Viral Video Oknum Satpol PP di Nagekeo Diduga Banting Jualan Pedagang Pasar Danga