REPORTASENTT.COM, KUPANG- Dua orang warga Kabupaten Sikka, berinisial AGW (44) dan I (37) dan seorang temannya warga Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, berinisial K (38) diamankan oleh anggota Kepolisian Rote Ndao.
Ketiga terduga pelaku ini diamankan lantaran berusaha menyelundupkan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Cina ke Australia.
Dengan menggunakan kapal kayu berlapis fiber berwarna putih les biru dan hitam dengan nama "VIDU, para pelaku ini melintasi perairan Rote Ndao.
Baca Juga: Sulastri H.I Rasyid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Bupati Flores Timur
Penangkapan para pelaku dan diamankannya dua WNA ini pun dibenarkan oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P.
Dalam konferensi pers pada Selasa, 28 Mei 2024 di lobby utama Mapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono didampingi Kasat Reskrim Polres Rote Ndao AKP Markus Yosepus Foes, S.H., dan Kasubsi PIDM Si Humas AIPTU Anam Nurcahyo, S.I.P, menyampaikan kronologis penangkapan tiga orang yang diduga sebagai penyelundup warga negara asing asal China.
Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima mengenai sebuah kapal yang diduga mengangkut WNA berada di perairan selatan Pulau Rote.
Baca Juga: Sulastri H.I Rasyid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Bupati Flores Timur
Menanggapi informasi tersebut, Kapolres bersama anggota dari Unit Tipidter Satreskrim dan Unit POA Sat Intelkam langsung melakukan patroli di sekitar perairan selatan Pulau Rote.
"Hari itu, Sabtu, 26 Mei, kami mendapat informasi sekitar pukul 10.00 WITA. Setelah menerima informasi, kami segera bergerak dan melakukan patroli di perairan selatan Pulau Rote," jelas Kapolres.
Sekitar pukul 15.00 WITA, kapal yang dicari akhirnya ditemukan.
Baca Juga: Hadir di Persidangan Praperadilan, Agus Boli: Saya tidak Melawan Jaksa
Setelah diberhentikan dan dilakukan pengecekan, petugas mendapati kapal tersebut mengangkut tiga orang ABK berkewarganegaraan Indonesia bersama dua orang warga negara asing asal Cina.
"Setelah diamankan, para ABK bersama WNA tersebut dibawa ke daratan Pulau Rote melalui Pelabuhan Rakyat Oebou, untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Rote Ndao guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel Terkait
BEM Nusantara Gelar Aksi Unjuk Rasa, Soroti Kasus Dana Bansos Sabu Raijua
Tanah Longsor di Pegunungan Arfak, 2 Orang Meninggal Dunia
Hadir di Persidangan Praperadilan, Agus Boli: Saya tidak Melawan Jaksa
Sulastri H.I Rasyid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Bupati Flores Timur
Tim SAR Gabungan Ungkap Kronologi Penemuan Seorang Nenek di Kuwus yang Sempat Hilang 5 Hari