Pilot Susi Air Akhirnya Bebas dari Sandera KKB, Kisah Kapten Philip Mark Mehrtens, Sebelum Dipulangkan ke Negara Asalnya

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 21 September 2024 | 21:14 WIB
Kapten Philip Mark Mehrtens, usai Bebas dari genggaman KKB. (Foto tangkapan layar YouTube. )
Kapten Philip Mark Mehrtens, usai Bebas dari genggaman KKB. (Foto tangkapan layar YouTube. )

 

REPORTASENTT.COM- Sebelum dipulangkan ke negara asalnya, Kapten Philip terlebih dulu dibawa ke ruangan khusus untuk dilakukan mitigasi medis, sekaligus memastikan kondisi psikologis dalam keadaan stabil.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, yang dilakukan oleh personel gabungan Polri-TNI.

Kapten Philip disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada 7 Februari 2023 atau selama 1,5 tahun, sebelumnya akhirnya diselamatkan pada 21 September 2024.

 Baca Juga: Antisipasi Kecurangan, Ratusan Pengacara Deklarasikan Dukungan untuk Andika- Hendi di Pilgub Jateng dan Agustina - Iswar di Pilwalkot Semarang

"Alhamdulillah, atas perintah Bapak Presiden untuk melaksanakan pembebasan terhadap korban penculikan pilot Selandia Baru beberapa waktu yang lalu," ungkap Kapolri, Sabtu (21/9/24).

Atas kerja keras seluruh tim yang bertugas melaksanakan operasi, kata dia hari ini tim berhasil menyelesaikan misi dan membawa pulang sandera pilot dalam kondisi sehat.

Kapolri pun menyampaikan selamat kepada seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Paro dan Damai Cartenz itu.

 Baca Juga: Terbongkar! Polisi Ungkap Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp 356,72 Miliar, Siap Disidangkan

"Selamat kepada seluruh anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Ops Paro dan Damai Cartenz yang telah berhasil menyelamatkan Pilot Selandia Baru atas nama Philip Mark Mehrtens yang telah diculik oleh KKB selama kurang lebih 1,5 tahun. Semoga bisa segera kembali bertemu dengan keluarganya," ujar Kapolri.


Wakapolda Papua sekaligus Kaops Damai Cartenz 2024 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menjelaskan pihaknya selalu mengedepankan upaya soft approach dalam upaya membebaskan Kapten Philip.

"Ya benar, kami mengedepankan pendekatan melalui tokoh agama, tokoh gereja, tokoh adat, dan keluarga dekat Egianus Kogoya," katanya.

 Baca Juga: Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan di Padang Pariaman, Kompolnas Apresiasi Kerja Polri 

Ditambahkan Kaops, pendekatan ini penting dilakukan untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa, baik dari aparat, masyarakat sipil, dan sekaligus menjaga keselamatan dari pilot itu sendiri.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X