Damai di Balik Pengrusakan Posko Tim SARR di Maumere, Solusi Restorative Justice yang Mengejutkan!

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Minggu, 22 September 2024 | 21:51 WIB
Posko Tim SARR usai dirusaki. (Foto Facebook Tim sarr)
Posko Tim SARR usai dirusaki. (Foto Facebook Tim sarr)

Setelah melalui proses mediasi yang berlangsung kondusif, kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.

L.G.M, sebagai pelaku, meminta maaf kepada Tim SARR dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Baca Juga: Terbongkar! Polisi Ungkap Jaringan Judi Online Internasional Beromzet Rp 356,72 Miliar, Siap Disidangkan


Ia juga menandatangani surat pernyataan bermeterai yang menyatakan kesediaannya untuk memperbaiki kerusakan posko dan baliho tersebut serta siap diproses hukum jika di kemudian hari mengulangi perbuatannya.

Ferdi Fernandes, sebagai perwakilan dari Tim SARR, menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada dan berharap tidak ada tindakan balasan dari para pendukungnya.

Ia menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah-tengah masa kampanye menjelang pemilihan kepala daerah.

 Baca Juga: Pilot Susi Air Akhirnya Bebas dari Sandera KKB, Kisah Kapten Philip Mark Mehrtens, Sebelum Dipulangkan ke Negara Asalnya

Namun demikian, pihak Polres Sikka tetap mengambil langkah antisipasi untuk mencegah potensi kericuhan yang bisa terjadi akibat insiden ini.

Sat Reskrim Polres Sikka akan melakukan patroli siber untuk memantau potensi provokasi di media sosial terkait isu ini, sementara Sat Samapta akan meningkatkan patroli malam di sekitar Kota Maumere guna menjaga keamanan dan ketertiban.

Polres Sikka juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh provokasi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas, serta memastikan bahwa setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku.

 Baca Juga: Pemilik Tambang Pasir Ilegal Jadi Tersangka, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun Longsor di Sukaluyu!

Kejadian ini menjadi sorotan publik karena telah diperbincangan ramai di media sosial. Polres Sikka mengingatkan agar semua pihak tetap menghormati proses hukum dan penyelesaian damai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Dengan berakhirnya proses mediasi ini, situasi di Kabupaten Sikka diharapkan tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah Sikka 2024-2029.

 

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X