REPORTASENTT.COM, LOMBOK UTARA- Suasana pagi di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lombok Utara mendadak berbeda, Jumat (11/4).
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, sejumlah petugas berseragam masuk dan langsung melakukan pemeriksaan.
Bukan insiden, tapi sebuah langkah serius yang membuat banyak pihak angkat topi, inspeksi mendadak dan tes urine bagi seluruh tahanan.
Baca Juga: Cinta di Balik Kos- kosan Kota Kupang: Viral, Disangka Hamil, Ending-nya Malah Ditegur RW
Sebanyak 15 orang penghuni rutan menjalani tes urine dalam kegiatan yang digelar oleh gabungan tim dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam), Kasat Tahti, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokes), serta personel Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Utara.
Langkah ini bukan tanpa alasan.
Sebanyak 15 orang penghuni rutan menjalani tes urine dalam kegiatan yang digelar oleh gabungan tim dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam), Kasat Tahti, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokes), serta personel Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Utara.
Langkah ini bukan tanpa alasan.
Kepolisian tengah memperkuat pengawasan internal dan berupaya keras mencegah celah sekecil apa pun dalam penyalahgunaan narkotika, terutama di ruang tahanan, yang sering kali menjadi titik rawan peredaran gelap.
Baca Juga: Viral! Drawing Liga 4 Diduga Tak Transparan, Erick Thohir Geram: Harus Diulang!
"Seluruh hasil tes menunjukkan negatif narkoba," tegas Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam keterangannya.
"Seluruh hasil tes menunjukkan negatif narkoba," tegas Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam keterangannya.
“Ini jadi sinyal positif bahwa sistem pengawasan kita berjalan dan ruang tahanan tetap steril dari zat berbahaya," tambahnya.
Namun, kegiatan ini bukan sekadar formalitas rutin.
Namun, kegiatan ini bukan sekadar formalitas rutin.
Di balik sidak pagi ini, ada strategi besar yang tengah digerakkan, menjadikan ruang tahanan sebagai area yang tak hanya aman, tapi juga bebas dari segala bentuk penyimpangan.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada penindakan,” tambah Kapolres.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada penindakan,” tambah Kapolres.
“Dan pengawasan seperti ini adalah bukti nyata bahwa kami tidak lengah.”
Baca Juga: Uni Eropa Tangguhkan Tarif Balasan untuk AS Selama 90 Hari: Damai Dagang atau Jeda Sebelum Badai?
Lebih dari sekadar menjaga nama baik institusi, langkah ini juga menjadi pesan jelas, Polres Lombok Utara serius menjaga integritas, bahkan hingga ke balik jeruji.
Lebih dari sekadar menjaga nama baik institusi, langkah ini juga menjadi pesan jelas, Polres Lombok Utara serius menjaga integritas, bahkan hingga ke balik jeruji.
Ke depan, pengawasan ketat ini akan terus dilakukan secara berkala, bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam memerangi peredaran narkoba, mulai dari titik paling dalam ruang tahanan itu sendiri.