REPORTASENTT.COM, KUPANG- Pemandangan mengejutkan terjadi di Jalan Jambu, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Jumat (11/4) pagi.
Seorang anggota polisi yang tengah mengendarai sepeda motor menuju kantor, tiba-tiba menghentikan laju kendaraannya.
Bukan karena kecelakaan, tapi karena dua pemuda sedang terlibat perkelahian sengit di pinggir jalan, disaksikan warga sekitar.
Baca Juga: Diduga Terlibat Adu Jotos dengan Warga di Jalan, Oknum Polisi di Kupang Disorot, Ini Kata Kasat Lantas!
Aksi sigap itu datang dari Bripda Franok Tauk, anggota Satuan Samapta Polresta Kupang Kota, yang tak berpikir dua kali untuk turun tangan melerai perkelahian demi mencegah keributan semakin membesar.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan peristiwa tersebut.
Aksi sigap itu datang dari Bripda Franok Tauk, anggota Satuan Samapta Polresta Kupang Kota, yang tak berpikir dua kali untuk turun tangan melerai perkelahian demi mencegah keributan semakin membesar.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengapresiasi tindakan spontan dan tanggap dari anggotanya.
Baca Juga: Siapkah Lulusan SMK Menjawab Tantangan Dunia Kerja? Lestari Moerdijat Desak Tindakan Nyata
“Saat anggota melintas di Jalan Jambu, terlihat dua orang sedang berkelahi disaksikan oleh teman-teman mereka serta pengguna jalan lainnya,” ungkap Kombes Aldinan.
Tak ingin situasi semakin memanas dan mengganggu ketertiban masyarakat, Bripda Franok langsung menghentikan motornya dan melerai pertikaian.
“Saat anggota melintas di Jalan Jambu, terlihat dua orang sedang berkelahi disaksikan oleh teman-teman mereka serta pengguna jalan lainnya,” ungkap Kombes Aldinan.
Tak ingin situasi semakin memanas dan mengganggu ketertiban masyarakat, Bripda Franok langsung menghentikan motornya dan melerai pertikaian.
Kedua pemuda akhirnya berhenti bertarung.
Baca Juga: Dua Anggota Polisi Dipecat Tak Hormat, Polres Sikka Bongkar Pelanggaran Memalukan di Sidang Etik
Belakangan diketahui, penyebab perkelahian adalah ketersinggungan yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.
“Setelah berhasil melerai, anggota juga memusnahkan miras yang masih tersisa di lokasi. Para pemuda itu kemudian didamaikan dan diminta segera membubarkan diri,” jelas Kapolresta.
Kapolresta Kupang Kota mengimbau masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan, serta mengajak orang tua agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak mereka.
“Setelah berhasil melerai, anggota juga memusnahkan miras yang masih tersisa di lokasi. Para pemuda itu kemudian didamaikan dan diminta segera membubarkan diri,” jelas Kapolresta.
Kapolresta Kupang Kota mengimbau masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan, serta mengajak orang tua agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anak mereka.
Baca Juga: Di Gereja Katedral Larantuka, Romo Odel: Jika Yesus Masuk Yerusalem Hari Ini, Apa yang Akan Terjadi?
“Kami minta warga, khususnya kelompok pemuda, untuk tidak menjadi sumber gangguan kamtibmas. Lingkungan yang aman hanya bisa terwujud dengan partisipasi semua pihak,” pesannya.
“Kami minta warga, khususnya kelompok pemuda, untuk tidak menjadi sumber gangguan kamtibmas. Lingkungan yang aman hanya bisa terwujud dengan partisipasi semua pihak,” pesannya.