REPORTASENTT.COM, BENGKULU- Peristiwa tragis mengguncang warga Kota Bengkulu usai beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja perempuan menangis histeris usai diduga membunuh ibu kandungnya sendiri.
Remaja tersebut berinisial NR (18), sementara korban diketahui bernama YT (50), ibu kandung pelaku.
Peristiwa nahas ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Manggis 1, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Detik- detik Jatuhnya Pesawat Capung di Ciampea Terekam Kamera Warga, Mantan Kadispen AU Jadi Korban
Dalam video yang viral diunggah akun Instagram @folk_berita pada Minggu (3/8/2025), tampak NR berlutut menangis penuh penyesalan di hadapan ayahnya setelah insiden memilukan tersebut.
“Tangis penuh penyesalan remaja yang membunuh ibu kandungnya menggunakan ulekan dan pisau dapur,” tulis keterangan video tersebut.
Berdasarkan informasi sementara yang beredar, kejadian bermula saat YT tengah melaksanakan salat Dzuhur.
Dalam video yang viral diunggah akun Instagram @folk_berita pada Minggu (3/8/2025), tampak NR berlutut menangis penuh penyesalan di hadapan ayahnya setelah insiden memilukan tersebut.
“Tangis penuh penyesalan remaja yang membunuh ibu kandungnya menggunakan ulekan dan pisau dapur,” tulis keterangan video tersebut.
Berdasarkan informasi sementara yang beredar, kejadian bermula saat YT tengah melaksanakan salat Dzuhur.
Tiba-tiba, NR diduga memukul kepala ibunya menggunakan ulekan cobek. Setelah korban tersungkur, NR berulang kali menusuk tubuh sang ibu dengan pisau dapur.
Suasana haru dan tegang terekam dalam video, di mana sang ayah terlihat mencoba menenangkan NR yang terus menangis sambil bersimpuh di lantai.
Video tersebut sontak menuai berbagai reaksi dari warganet yang geram sekaligus bersedih menyaksikan tragedi keluarga itu.
Suasana haru dan tegang terekam dalam video, di mana sang ayah terlihat mencoba menenangkan NR yang terus menangis sambil bersimpuh di lantai.
Video tersebut sontak menuai berbagai reaksi dari warganet yang geram sekaligus bersedih menyaksikan tragedi keluarga itu.
Baca Juga: Mengecek Makanan Anak, Polda NTT Temukan Kandungan Tak Terduga di Menu Sehari- hari
"Tolong diproses secara hukum karena kita takut ayahnya juga nanti jadi korban," tulis akun @simarmata di kolom komentar.
"Hukum tetap harus berlaku," timpal warganet lain melalui akun @muhammad_ilhami.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan pembunuhan tersebut.
"Tolong diproses secara hukum karena kita takut ayahnya juga nanti jadi korban," tulis akun @simarmata di kolom komentar.
"Hukum tetap harus berlaku," timpal warganet lain melalui akun @muhammad_ilhami.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dugaan pembunuhan tersebut.
Baca Juga: Rampok Masuk Saat Korban Tertidur, 1 Pelaku Ditangkap, 3 Masih Buron!
Warga sekitar dan pengguna media sosial berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas kejadian ini demi keadilan dan keamanan bersama.
Warga sekitar dan pengguna media sosial berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas kejadian ini demi keadilan dan keamanan bersama.