hukum-kriminal

Dua Oknum Anggota Polisi Terlibat Pengeroyokan di Depan Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat

Senin, 17 Februari 2025 | 21:24 WIB
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. (Foto Polda NTT)
 
 
REPORTASENTT.COM, KUPANG - Dugaan pengeroyokan melibatkan dua oknum anggota polisi dan dua warga sipil lainnya terjadi di depan Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat pada Sabtu dini hari, (15/2/2025).
 
Kejadian tersebut bermula ketika korban, yang juga merupakan petugas kehormatan Satpol PP, sedang berjaga malam bersama dengan rekan-rekannya.

Saat bertugas, mereka mendengar pidato di sekitar lokasi dan melihat sekelompok pemuda yang sedang mengonsumsi alkohol.
 
 Baca Juga: Polisi Temukan Miras Disembunyikan di Bawah Terpal Mobil Pick Up Hitam, Ini Kronologi Penangkapannya!  
 
Dengan niat menegur, petugas Satpol PP tersebut berusaha menenangkan situasi.
 
Namun, teguran tersebut malah berakhir pada pengeroyokan yang mengakibatkan dua petugas Satpol PP mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, SIK, MH, memberikan konfirmasi terkait kejadian ini.
 
 Baca Juga: Main ke Rumah Teman, Pulangnya Lewat Atap! Kesalahpahaman Ini Bikin Heboh Satu Kampung
 
"Kami membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan yang melibatkan dua anggota Polri di Kabupaten Sumba Barat. Saat ini, kasus tersebut sudah dalam penanganan pihak Polres Sumba Barat," ujarnya.

Pihak kepolisian segera mengambil tindakan dengan mengamankan pelaku tak terduga dan memulai pemeriksaan secara intensif.
 
Kombes Pol. Henry menegaskan, setiap anggota Polri yang terlibat dalam pelanggaran hukum akan diproses sesuai aturan yang berlaku, baik dari segi etik maupun pidana.
 
 Baca Juga: Anggota Polisi di Polres Sikka Diperiksa Propam, Ada Apa
 
“Kami akan memastikan bahwa proses penyelidikan berjalan secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Kabid Humas juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayai proses hukum kepada pihak yang berwenang.
 
Proses pengumpulan keterangan dan bukti-bukti terkait masih terus dilakukan guna mengungkap kronologi kejadian secara jelas.
 
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Dijadwalkan Kunjungi Kupang, NTT

Di sisi lain, Wadanyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT menyampaikan, pihak keluarga pelaku tak terduga telah berusaha melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban untuk mencari jalan penyelesaian secara kekeluargaan, dengan harapan agar masalah ini tidak berkembang lebih jauh.

Tags

Terkini