Presiden AS Sindir Keras Eks Sekutu, Sebut Musk “Tidak Hormat” dan Akhiri Hubungan Mereka
REPORTASENTT.COM, WDC- Suhu politik Amerika Serikat kembali memanas!
Presiden Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Elon Musk, miliarder eksentrik dan bos SpaceX, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan NBC News yang akan tayang Minggu ini.
Trump memperingatkan akan ada konsekuensi yang sangat serius jika Musk berani mendanai kandidat dari Partai Demokrat.
“Kalau dia berani melakukannya, dia harus siap menanggung akibatnya,” kata Trump, merujuk pada kemungkinan Musk berpaling dari Partai Republik yang selama ini ia dukung, termasuk kontribusi hampir $300 juta untuk kampanye Trump tahun lalu.
Hubungan dua tokoh kuat ini tampaknya benar-benar retak.
Ketika ditanya apakah ia ingin memperbaiki relasi dengan Musk, Trump tegas menolak.
"Saya terlalu sibuk melakukan hal-hal lain," katanya.
Ia juga menambahkan dirinya tidak punya niat untuk berbicara lagi dengan Musk, menandai akhir dari aliansi politik dan pribadi mereka.
Ketegangan ini mencuat setelah Musk secara terbuka mengecam rancangan undang-undang anggaran Partai Republik sebagai “kekejian”.
Ketegangan ini mencuat setelah Musk secara terbuka mengecam rancangan undang-undang anggaran Partai Republik sebagai “kekejian”.
Sindiran tersebut langsung memicu badai komentar, termasuk dari Trump yang menuding Musk tidak menghormati jabatan presiden.
Baca Juga: Fadli Zon Bicara Soal Penulisan Ulang Sejarah Indonesia: Bukan Ditulis Aktivis atau Politikus!
“Sangat tidak sopan. Anda tidak bisa tidak menghormati jabatan itu," kata Trump.
Musk sendiri sempat menghapus unggahan kontroversial di platform X miliknya yang mengaitkan Trump dengan Jeffrey Epstein.
Musk sendiri sempat menghapus unggahan kontroversial di platform X miliknya yang mengaitkan Trump dengan Jeffrey Epstein.
Namun kerusakan sudah terjadi. Bahkan ancaman Musk untuk menghentikan operasional pesawat antariksa Dragon milik SpaceX yang digunakan NASA juga membuat Gedung Putih bereaksi cepat, meski kini Trump menyebut tak akan membatalkan kontrak SpaceX untuk saat ini.
Tak tinggal diam, Wakil Presiden JD Vance ikut angkat bicara, menyebut Musk membuat kesalahan besar namun menyebutnya hanya sebagai orang yang emosional.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Datangi Langsung Pulau Gag, Warga Teriak: Jangan Tutup Tambang, Pak!
Oknum Polisi di Sumba Barat Daya Diduga Lecehkan Perempuan di Kantor Polsek, Kapolres Ungkap Hal Ini!
Dilaporkan ke Polisi Karena Disiplinkan Siswa, Ini Jawaban Tak Terduga Dedi Mulyadi
Tolak Legalisasi Kasino, Anggota DPR RI: Rampas Duit Koruptor Saja!
Nikita Mirzani Resmi Ditahan di Rutan Pondok Bambu, Terseret Kasus Pemerasan Rp4 Miliar!