REPORTASENTT.COM, NEW YORK- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik ancaman tarif terhadap delapan negara Eropa setelah mengklaim adanya kerangka negosiasi terkait Greenland.
Trump sebelumnya berencana mengenakan tarif impor 10 persen terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari.
Ancaman lanjutan berupa tarif 25 persen pada 1 Juni turut dibatalkan.
Baca Juga: Lupa Pernah Menjual Jati, Pria 42 Tahun Asal Belu Minta Maaf ke Anaknya Usai Mediasi Polisi
“Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari,” katanya melalui platform Truth Social.
Trump menyampaikan klaim tersebut usai pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
Pertemuan itu, katanya, menghasilkan kerangka pembicaraan mengenai Greenland, meski tanpa rincian konkret.
Baca Juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai NTT, Ini Penjelasan BMKG
“Kami memiliki konsep kesepakatan. Ini akan sangat baik untuk Amerika Serikat dan juga mereka,” kata dia dalam wawancara dengan CNBC di sela Forum Ekonomi Dunia Davos.
Trump juga menyebut pembahasan sistem pertahanan rudal AS yang sebagian berbasis di Greenland masih berjalan. Kesepakatan itu, dikatakannya, bersifat jangka panjang.
Artikel Terkait
Hilang 3 Hari di Hutan Blepanawa- Flores Timur, Kakek Aloysius Akhirnya Ditemukan Selamat
Pulang dari Bali, Tiga Keponakan Habisi Pamannya di Rumah Gendang Manggarai Barat
Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai NTT, Ini Penjelasan BMKG
Mengaku Terganggu, Seorang Warga Belu Tembak Burung Hantu hingga Dijerat KUHP Baru
Lupa Pernah Menjual Jati, Pria 42 Tahun Asal Belu Minta Maaf ke Anaknya Usai Mediasi Polisi