NATO merespons hati-hati. Juru bicara NATO Allison Hart menyebut diskusi antarsekutu berfokus pada keamanan kawasan Arktik.
Baca Juga: Pulang dari Bali, Tiga Keponakan Habisi Pamannya di Rumah Gendang Manggarai Barat
“Pembicaraan akan memastikan Rusia dan China tidak memperoleh pijakan ekonomi maupun militer di Greenland,” katanya.
Mark Rutte menyampaikan nada serupa.
“Pertemuan ini berjalan baik, tetapi masih banyak pekerjaan ke depan,” kata dia kepada AFP.
Dari Eropa, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menilai sinyal Trump sebagai perkembangan positif.
Baca Juga: Debu Tebal Menyelimuti Pemukiman, Ancaman Kesehatan Mengintai Warga Aceh Tamiang
“Trump mengatakan tidak akan menyerang Greenland dan menghentikan sementara perang dagang,” katanya kepada DR.
Ancaman tarif Trump sebelumnya memicu kecaman politisi Eropa dan kekhawatiran pasar global. Uni Eropa bahkan menyiapkan instrumen anti-paksaan sebagai langkah balasan.
Pasar keuangan merespons cepat. Setelah pernyataan Trump, indeks S&P 500 dan Dow Jones menguat, menandai pemulihan sentimen investor.
Baca Juga: Tetap Bangga jadi Tenaga Pendidik, Viral Momen Guru Honorer Luapkan Keluh Kesah soal Gaji Sopir MBG yang Dianggap Jauh Lebih Layak
Meski menarik ancaman tarif, Trump kembali menegaskan ambisinya terhadap Greenland melalui jalur ekonomi dan diplomatik.
“Kami menginginkan wilayah itu untuk perlindungan dunia,” katanya di Davos.
Artikel Terkait
Hilang 3 Hari di Hutan Blepanawa- Flores Timur, Kakek Aloysius Akhirnya Ditemukan Selamat
Pulang dari Bali, Tiga Keponakan Habisi Pamannya di Rumah Gendang Manggarai Barat
Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai NTT, Ini Penjelasan BMKG
Mengaku Terganggu, Seorang Warga Belu Tembak Burung Hantu hingga Dijerat KUHP Baru
Lupa Pernah Menjual Jati, Pria 42 Tahun Asal Belu Minta Maaf ke Anaknya Usai Mediasi Polisi