Ketika Takbir Bersahut dengan Sirene: Lebaran Sunyi di Negeri Konflik Timur Tengah

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:53 WIB
Kondisi negara konflik. (Foto ilustrasi.)
Kondisi negara konflik. (Foto ilustrasi.)

 

Baca Juga: Satar di Manggarai Timur, Lanskap Terasering yang Menawarkan Hening dan Harmoni Alam



Situasi serupa terjadi di Iran. Korban jiwa akibat eskalasi konflik mencapai lebih dari 1.200 orang, dengan puluhan ribu luka-luka dan sekitar 100.000 warga mengungsi. Fasilitas kesehatan turut terdampak serangan, memperburuk layanan medis.

Di wilayah Palestina, termasuk Gaza dan Tepi Barat, Idul Fitri dirayakan di tengah perang yang masih berlangsung.

Akses bantuan terhambat, layanan medis terganggu, dan risiko kelaparan meningkat. Banyak keluarga menjalani hari raya dengan doa di tengah kehilangan anggota keluarga.

 

Baca Juga: Polda NTT Kawal Ketat Kematian Fransiskus Asten, Scientific Crime Investigation Diandalkan Ungkap Fakta

Dampak konflik juga terasa di luar zona perang. Di Turki, masjid-masjid di Istanbul menampilkan simbol solidaritas bagi Palestina. Di Kenya, khotbah Idul Fitri di Nairobi menyerukan dukungan kemanusiaan bagi korban konflik.

Sementara itu, layanan darurat di Irak menghadapi kendala operasional akibat eskalasi regional, dan kondisi kemanusiaan di Yaman serta Suriah turut memburuk.

Di Iran, Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret, setelah pemerintah menetapkan Jumat sebagai hari terakhir Ramadhan. Penentuan tersebut mengikuti penampakan hilal dalam kalender lunar Islam, yang tahun ini bertepatan dengan perayaan Nowruz.

 

Baca Juga: Jelang Mudik Idul Fitri 2026, Ombudsman Temukan Dugaan Pembiaran Layanan Buruk di Terminal Oebobo Kupang

Secara umum, Idul Fitri 2026 di Timur Tengah berlangsung di bawah bayang-bayang konflik. Pengamanan ketat, gangguan perjalanan, pengungsian, dan pertempuran yang masih terjadi membentuk wajah baru perayaan, menjauh dari tradisi meriah menuju suasana yang lebih sunyi dan penuh kewaspadaan.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X