REPORTASENTT.COM, Washington DC – Sebuah pesawat jet American Airlines yang mengangkut 60 penumpang dan empat awak mengalami kecelakaan tragis setelah bertabrakan di udara dengan helikopter militer Black Hawk milik Angkatan Darat AS.
Helikopter tersebut membawa tiga personel militer. Insiden ini terjadi pada, Rabu malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat di atas Sungai Potomac.
Hingga kini, tim penyelamat telah menemukan 19 jenazah dari lokasi kejadian. Sekitar 300 petugas penyelamat terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi, mengingat medan yang sulit dengan kedalaman Sungai Potomac mencapai delapan kaki di titik jatuhnya pesawat.
Baca Juga: Terungkap! Polisi Bongkar Kisah Kelam Pedagang Ikan di Labuan Bajo yang Terjerumus Narkotika
Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut adalah American Eagle 5342, yang berangkat dari Wichita, Kansas.
Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut adalah American Eagle 5342, yang berangkat dari Wichita, Kansas.
Di dalamnya terdapat atlet, pelatih, dan anggota keluarga dari komunitas seluncur indah yang baru saja menghadiri kamp pengembangan nasional yang berlangsung bersamaan dengan Kejuaraan Seluncur Indah AS.
Media pemerintah Rusia melaporkan bahwa dua atlet seluncur indah asal Rusia, Evgenia Shishkova dan Vadim Naumov, turut berada di dalam pesawat tersebut. Pasangan ini dikenal sebagai juara dunia seluncur indah berpasangan tahun 1994 dan menetap di Amerika Serikat.
Baca Juga: Awal Tahun 2025, Tiga Jenazah Pekerja Migran Asal Solor dan Adonara Tiba di Kampung Halaman
Presiden Donald Trump menanggapi kejadian ini dengan menyatakan bahwa kecelakaan tersebut seharusnya bisa dicegah, melalui unggahan di media sosial yang berbunyi, “TIDAK BAIK!!!”.
Presiden Donald Trump menanggapi kejadian ini dengan menyatakan bahwa kecelakaan tersebut seharusnya bisa dicegah, melalui unggahan di media sosial yang berbunyi, “TIDAK BAIK!!!”.
Menteri Pertahanan AS yang baru dilantik, Pete Hegseth, juga mengumumkan bahwa investigasi telah segera diluncurkan oleh militer dan Departemen Pertahanan AS.
Kepala Pemadam Kebakaran Washington DC, John A. Donnelly Sr., menggambarkan operasi penyelamatan sebagai proses yang sangat rumit.
Kepala Pemadam Kebakaran Washington DC, John A. Donnelly Sr., menggambarkan operasi penyelamatan sebagai proses yang sangat rumit.
“Kondisi di luar sangat buruk bagi para petugas penyelamat. Cuaca dingin, angin bertiup kencang, dan medan cukup sulit di sungai,” ujarnya dalam konferensi pers.
Sebagai langkah darurat, seluruh aktivitas lepas landas dan pendaratan di bandara terdekat di sekitar Washington DC dihentikan sementara.
Sebagai langkah darurat, seluruh aktivitas lepas landas dan pendaratan di bandara terdekat di sekitar Washington DC dihentikan sementara.
Operasional penerbangan diperkirakan baru akan dibuka kembali paling cepat pukul 11.00 pagi waktu setempat atau 16.00 GMT.
Baca Juga: Rahasia di Balik Kemitraan PSSI- KNVB: Enam Langkah Besar yang Akan Mengubah Sepakbola Indonesia!
Pengarahan resmi berikutnya dijadwalkan pada pukul 07.30 pagi waktu setempat di Bandara Nasional Reagan Washington.
Menurut laporan Associated Press, rekaman komunikasi antara menara pengawas lalu lintas udara dan pesawat di sekitar lokasi kejadian berhasil diperoleh dari LiveATC.net.
Menurut laporan Associated Press, rekaman komunikasi antara menara pengawas lalu lintas udara dan pesawat di sekitar lokasi kejadian berhasil diperoleh dari LiveATC.net.
Dalam rekaman tersebut, terdengar seorang pilot pesawat lain yang melaporkan ke menara, “Menara, apakah kamu melihat itu?” beberapa detik setelah pesan terakhir dari American Airlines 5342.
Baca Juga: Mancing Belut, Warga Pohgading Temukan Tengkorak Misterius, Polisi Terjun Ke Lokasi
Tak lama setelah itu, petugas menara memberi peringatan keras dengan mengatakan, “Tabrakan, tabrakan, tabrakan, ini peringatan tiga.” Seorang pengendali lalu lintas udara lainnya kemudian mengarahkan pesawat lain yang sedang menuju landasan pacu 33 di Bandara Nasional Reagan untuk berputar balik.
Badan pengurus seluncur indah AS menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi ini.
Tak lama setelah itu, petugas menara memberi peringatan keras dengan mengatakan, “Tabrakan, tabrakan, tabrakan, ini peringatan tiga.” Seorang pengendali lalu lintas udara lainnya kemudian mengarahkan pesawat lain yang sedang menuju landasan pacu 33 di Bandara Nasional Reagan untuk berputar balik.
Badan pengurus seluncur indah AS menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi ini.
“Kami sangat terpukul dengan tragedi yang tak terlukiskan ini dan mendoakan keluarga korban dengan sepenuh hati,” demikian pernyataan resmi mereka.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Deepfake Video Presiden Prabowo, Sindikat Penipuan Online Terungkap
Atlet seluncur indah AS, Luke Wang, juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, menulis, “Berdoa untuk semua yang berada dalam penerbangan dari Wichita ke DC. Ini benar-benar menyayat hati.”
Sementara itu, kantor berita Rusia, Tass, mengonfirmasi bahwa juara dunia seluncur indah asal Rusia, Evgenia Shishkova dan Vadim Naumov, turut menjadi korban dalam insiden ini
Bangkai pesawat dan helikopter yang bertabrakan kini berada di dalam air, seperti dikonfirmasi oleh Wali Kota Washington, Muriel Bowser.
Sementara itu, kantor berita Rusia, Tass, mengonfirmasi bahwa juara dunia seluncur indah asal Rusia, Evgenia Shishkova dan Vadim Naumov, turut menjadi korban dalam insiden ini
Bangkai pesawat dan helikopter yang bertabrakan kini berada di dalam air, seperti dikonfirmasi oleh Wali Kota Washington, Muriel Bowser.
Baca Juga: Teror di Rumah Sendiri! Seorang Warga Kupang dan Ibunya Mengungsi Akibat Ancaman Ayah Kandung
Tim penyelam dilaporkan telah berhasil masuk ke dalam helikopter untuk mencari kemungkinan korban lain yang masih berada di dalam.
Petugas darurat telah bekerja lebih dari lima jam untuk mencari korban dan mengumpulkan bukti penyebab kecelakaan.
Petugas darurat telah bekerja lebih dari lima jam untuk mencari korban dan mengumpulkan bukti penyebab kecelakaan.
Operasi penyelamatan diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari dengan harapan menemukan korban yang masih belum teridentifikasi.
Artikel Terkait
Rahasia di Balik Kemitraan PSSI- KNVB: Enam Langkah Besar yang Akan Mengubah Sepakbola Indonesia!
Dramatis! Penggerebekan di Bima, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Tempat Persembunyian
Kapal Induk Nuklir Prancis Sandar di Lombok: Ada Misi Khusus?
Awal Tahun 2025, Tiga Jenazah Pekerja Migran Asal Solor dan Adonara Tiba di Kampung Halaman
Terungkap! Polisi Bongkar Kisah Kelam Pedagang Ikan di Labuan Bajo yang Terjerumus Narkotika