Tradisi Lewat Universi Dominici Gregis
Seluruh proses ini diatur secara rinci dalam Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis, dokumen yang diterbitkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 1996 dan menjadi pedoman baku dalam setiap pergantian Paus.
Baca Juga: Tertangkap Basah! Dua Nelayan di Sikka Lakukan Praktik Berbahaya Ini
Dokumen ini menegaskan pentingnya menjaga kebebasan, kerahasiaan, dan keutuhan pemilihan demi memastikan Paus baru dipilih secara adil, sah, dan sesuai tuntunan iman Katolik.
Demikian tahapan-tahapan penting yang terjadi setelah seorang Paus meninggal dunia.
Proses ini bukan hanya simbol pergantian pemimpin Gereja Katolik, melainkan juga sebuah peristiwa sakral yang membawa harapan baru bagi lebih dari satu miliar umat Katolik di seluruh dunia.