Tradisi Lewat Universi Dominici Gregis
Seluruh proses ini diatur secara rinci dalam Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis, dokumen yang diterbitkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 1996 dan menjadi pedoman baku dalam setiap pergantian Paus.
Baca Juga: Tertangkap Basah! Dua Nelayan di Sikka Lakukan Praktik Berbahaya Ini
Dokumen ini menegaskan pentingnya menjaga kebebasan, kerahasiaan, dan keutuhan pemilihan demi memastikan Paus baru dipilih secara adil, sah, dan sesuai tuntunan iman Katolik.
Demikian tahapan-tahapan penting yang terjadi setelah seorang Paus meninggal dunia.
Proses ini bukan hanya simbol pergantian pemimpin Gereja Katolik, melainkan juga sebuah peristiwa sakral yang membawa harapan baru bagi lebih dari satu miliar umat Katolik di seluruh dunia.
Artikel Terkait
Ombudsman NTT Gelar Inspeksi Kualitas BBM di SPBU Kota Kupang, Pertamina Tegaskan BBM Sesuai Standar
Dosen di Mataram Ditahan Terkait Dugaan Kasus Asusila
Pengakuan Berani Mantan Santriwati Usai Tonton Film "Bidaah", Dugaan Kasus di Ponpes Terungkap
Gunung Ibu di Halmahera Meletus, Erupsi Terekam Seismograf dengan Amplitudo 28 mm
BGN Perketat Pengawasan MBG Usai Dugaan Keracunan Siswa di Cianjur