mancanegara

Bhikkhu Mahayana Thailand Gelar Doa untuk Paus Fransiskus, Raja Thailand Sampaikan Duka Cita Mendalam

Rabu, 23 April 2025 | 23:00 WIB
Umat Buddha aliran Mahayana di Thailand menunjukkan penghormatan mendalam terhadap mendiang Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025. (Foto tangkapan layar Facebook. )

 

REPORTASENTT.COM- Umat Buddha aliran Mahayana di Thailand menunjukkan penghormatan mendalam terhadap mendiang Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025.

Dalam upacara doa khusus yang digelar kemarin, para Bhikkhu mendoakan arwah pemimpin Gereja Katolik tersebut sebagai bentuk penghormatan atas sosok mereka yang bernilai penuh kasih dan inspiratif.

Penerjemah pribadi Paus Fransiskus untuk bahasa Indonesia, Pater Marco Solo Kwuta, mengungkapkan bahwa para Bhikkhu Thailand sangat mengagumi dan mencintai Paus Fransiskus.

 Baca Juga: Modus Baru Narkoba: Sabu Disimpan di Tempat Bekal, Dua Orang Diciduk


"Mereka berdoa untuk arwah beliau dengan penuh rasa hormat dan kasih. Ini menunjukkan kedalaman spiritual lintas iman yang ditanamkan Paus Fransiskus semasa hidupnya," ujar Pater Marco pada postingannya di laman Facebook miliknya, Rabu (23/4/2025).

Tidak hanya para pemuka agama, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn Phra Vajiraklaochaoyuhua juga menyampaikan belasungkawa resmi kepada Vatikan.

Dalam surat yang dikirim kepada Dekan Dewan Kardinal, Kardinal Giovanni Battista Re, Raja dan Ratu Thailand mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kepergian Paus Fransiskus.

 Baca Juga: Jejak yang Hilang di Hutan Moskona: Ke Mana Iptu Tomi Marbun Menghilang?

“Yang Mulia adalah mercusuar kemakmuran, yang mewujudkan iman, harapan, kedamaian, dan kasih sayang bagi seluruh umat manusia,” tulis Raja dalam surat tersebut.

Raja Thailand juga mengenang secara khusus kunjungan Paus Fransiskus ke Thailand pada tahun 2019, yang disebutnya sebagai momen bersejarah.

Dalam kunjungan tersebut, Paus Fransiskus menunjukkan kerendahan hati dan belas kasih yang menyentuh hati berbagai kalangan, mulai dari umat Katolik, masyarakat miskin, pasien rumah sakit, hingga pemimpin agama-agama lainnya.

 Baca Juga: Viral! Perempuan di Adonara Jadi Korban Foto Vulgar Editan, Mantan Pacar Diduga Dalangnya

“Selama audiensi pribadi kami, saya dan Ratu sangat tersentuh oleh perilaku, kebijaksanaan, dan kepemimpinan moralnya,” lanjutnya, dikutip melalui National Thailand. 

Halaman:

Tags

Terkini