Ini Sosok Penting di Balik Kunjungan Menteri Fadli Zon ke Exotic Lamaholot di Adonara

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Rabu, 23 April 2025 | 18:57 WIB
Camat Lambertus Ulin Tokan (Tengah) diapiti oleh para Panitia Exotic Lamaholot 2025. (Foto Reportase NTT)
Camat Lambertus Ulin Tokan (Tengah) diapiti oleh para Panitia Exotic Lamaholot 2025. (Foto Reportase NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA - Perayaan budaya bertajuk Exotic Lamaholot: Central Culture of The World yang akan digelar pada 25 - 26 April 2025 di Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur, bakal menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Lamaholot.

Tak hanya karena semarak budaya yang diangkat, namun juga karena hadirnya tokoh nasional, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, serta Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena.

Di balik kedatangan para pejabat tinggi negara itu, ada satu sosok kunci yang tak bisa dilewati, Usman Muhammad Tokan, atau yang akrab disapa Donnie Tokan, seorang tokoh Flobamora asal Lamaholot (Adonara) yang kini bermukim di Jakarta.

Baca Juga: Di Balik Data Suram Ekonomi dan Stunting, Ini Harapan Baru Bupati Anton Doni untuk Flores Timur

“Beliau sangat peduli dengan budaya Lamaholot. Kehadiran Pak Menteri ke Adonara tidak lepas dari inisiatif dan komunikasi intensif Pak Donnie,” ujar Camat Kelubagolit, Lambertus Ulin Tokan, kepada Wartawan di Kantor Bupati Flotim, di Larantuka, Rabu (23/4/2025).

Usman Muhammad Tokan. (Foto Ist)

Lambertus menambahkan, kepedulian Donnie Tokan tidak sebatas membawa tokoh nasional ke tanah kelahirannya, tetapi juga mendorong agar budaya Lamaholot bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga kancah internasional.

Budaya, UMKM, dan Investasi

Perayaan Exotic Lamaholot kali ini mengusung tema besar: komitmen terhadap pelestarian budaya dan penguatan investasi daerah.

Tidak hanya menampilkan ragam kesenian khas dari Flores Timur, Lembata, dan Alor, tetapi juga menjadi ruang temu bagi pelaku UMKM lokal.

“Menteri juga akan mengulas UMKM khas Lamaholot. Banyak potensi lokal seperti tenun ikat yang selama ini berkembang secara individu. Kami berharap kehadiran Menteri bisa mendorong pembentukan usaha kelompok yang lebih solid,” tambah Lambertus.

Baca Juga: Festival Exotic Lamaholot di Adonara, Menteri dan 3 Bupati Bersatu Gaungkan NTT ke Dunia Internasional

Tenun ikat Lamaholot, menurutnya, bukan sekadar produk kerajinan, melainkan simbol budaya yang sarat nilai filosofis dan identitas masyarakat.

Agenda utama Exotic Lamaholot dimulai, pada Jumat (25/4/2025) pukul 09.00 WITA dengan upacara pembukaan.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X