REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Dunia berduka atas wafatnya pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus.
Sri Paus menghembuskan napas terakhir dalam usia 88 tahun setelah berbulan-bulan berjuang melawan penyakit pernapasan yang dideritanya.
Kabar duka ini mengguncang umat Katolik di seluruh dunia.
Baca Juga: Paus yang Tak Pernah Kembali, Argentina Berduka atas Kepergian Sang Pahlawan Nasional
Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok sederhana yang tetap membumi, meski menduduki posisi tertinggi dalam hierarki Gereja Katolik.
Keteladanan hidupnya dalam menyerukan kasih, perdamaian, dan solidaritas lintas batas agama menjadikan beliau figur yang dihormati di berbagai belahan dunia.
Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Sri Paus.
Baca Juga: Investasi Rp27 Triliun Microsoft untuk Indonesia: Apa yang Sebenarnya Sedang Dipersiapkan?
Dalam pernyataannya, Jokowi mengenang sosok Paus Fransiskus sebagai pemimpin spiritual yang penuh kasih dan ketulusan.
"Kepemimpinan dan kasih Sri Paus Fransiskus telah menyentuh banyak orang dari berbagai latar belakang di seluruh dunia," ujar Jokowi, Senin (22/4/2025).
Jokowi juga mengungkap kenangan pribadinya saat bertemu langsung dengan Paus Fransiskus dalam kunjungan beliau ke Indonesia.
Baca Juga: Viral Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan karena Salat Jumat, DPR dan MPR Bereaksi
Artikel Terkait
Desak Penangkapan Netanyahu, Delegasi DPR RI Datangi Markas ICC di Den Haag
Viral Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan karena Salat Jumat, DPR dan MPR Bereaksi
Investasi Rp27 Triliun Microsoft untuk Indonesia: Apa yang Sebenarnya Sedang Dipersiapkan?
Paus yang Tak Pernah Kembali, Argentina Berduka atas Kepergian Sang Pahlawan Nasional