Delapan Jemaah Haji WNI Meninggal Dunia, Kemenag Pastikan Hak Ibadah Tetap Terpenuhi

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 11 Mei 2025 | 09:12 WIB
Merah, by Canva
Merah, by Canva

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan bahwa delapan jemaah haji asal Indonesia telah meninggal dunia hingga Jumat, 10 Mei 2025.

Pemerintah memastikan seluruh hak ibadah jemaah yang wafat tetap akan dipenuhi melalui mekanisme badal haji.

Salah satu jemaah yang wafat diketahui berasal dari Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Baca Juga: Ada Apa di Polres TTS? Tiga Pejabat Utama Dirotasi, Ini Kata Kapolres!

Pria berusia 84 tahun itu meninggal dunia pada Rabu (7/5) waktu Arab Saudi setelah dirawat intensif di Rumah Sakit King Fadh, Madinah.

Jemaah lainnya, seorang pria berusia 45 tahun asal Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia sehari setelahnya, Kamis (8/5), di dalam pesawat saat dalam perjalanan menuju Madinah. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit.

“Kami menyampaikan dengan penuh duka bahwa hingga hari ini terdapat delapan jemaah haji Indonesia yang telah wafat,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhammad Zain, dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di kanal YouTube resmi Kemenag, Sabtu (10/5).

Baca Juga: Aksi Haru di TTU: Ratusan Pemuda Tumpah ke Tugu Kota, Siapa Gaspar dan Rio?

Zain menegaskan, seluruh jenazah akan diproses dengan layanan pemakaman sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

Ia juga memastikan jemaah yang wafat telah mendapatkan perlindungan melalui skema asuransi dan pendampingan dari Petugas Haji Indonesia.

“Setiap jemaah haji telah mendapat perlindungan, baik dari Petugas Haji Umum (PHU), asuransi jiwa, maupun asuransi kecelakaan,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Upaya Perampasan di Ngawi, Pelaku Oknum Silat Diamankan

Ia menambahkan bahwa keluarga tidak perlu khawatir mengenai pelaksanaan ibadah para jemaah yang telah meninggal. Kemenag menjamin seluruh hak ibadah tetap dijalankan.

“Pemerintah menjamin seluruh hak ibadah jemaah yang wafat akan tetap dijalankan dengan dukungan petugas badal haji. Ini penting untuk diketahui dan menjadi penenang bagi keluarga di Tanah Air,” jelas Zain.

Musim haji 2025 ini, Indonesia mengirimkan lebih dari 200 ribu jemaah ke Tanah Suci.


Baca Juga: Jejak Pengabdian SSpS di Balela: Sejarah Ketangguhan Misi Sejak 1925 di Larantuka

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X