REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara soal nasib Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di tengah konflik memanas antara Iran dan Israel.
Setelah 97 WNI berhasil dievakuasi melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, Dasco memastikan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan langkah evakuasi lanjutan.
“Kami mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk tetap tenang, pemerintah terus berkomunikasi dan meng-update kabar WNI di Iran dan akan terus melakukan evakuasi secara bertahap,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Sebelumnya, 11 WNI telah tiba lebih dulu di Tanah Air sebagai bagian dari evakuasi gelombang pertama.
Namun, puluhan lainnya masih berada di wilayah konflik yang belum kondusif.
Dasco menegaskan, DPR tidak tinggal diam.
Baca Juga: Belum Terima SK, 4 ASN PPPK Flores Timur Meninggal Dunia! Ini Langkah Mengejutkan Pemda
Komunikasi intens terus dilakukan antara pimpinan DPR, Komisi I, dan pemerintah terkait situasi WNI di Iran.
“DPR dalam hal ini, pimpinan DPR dan Komisi I akan terus berkomunikasi dengan pemerintah memonitor keadaan,” ucapnya.
Tak hanya itu, Ketua Harian Partai Gerindra itu juga menekankan pentingnya jalur komunikasi langsung antara WNI dan pemerintah, terutama melalui hotline.
Baca Juga: Diskon Tiket Kapal PELNI Diserbu! Baru 15 Hari, 310 Ribu Tiket Ludes Terjual
“Kami meminta kepada Kementerian Luar Negeri dan Kedubes RI di Iran untuk mengupayakan adanya hotline agar komunikasi warga negara kita di Iran bisa terpantau dengan baik,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Di Alor, 119 Warga Dijanjikan Kerja di Morewali, Ternyata Dijebak Sindikat Perdagangan Orang
iPhone 15 Plus Raib di Rumah Sakit! Polisi Gerak Cepat, Kakek 65 Tahun Diciduk Tanpa Perlawanan di Kupang!
Gagal Jadi Prajurit Diumumkan Jam 4 Subuh Lewat WA! Calon TNI Nangis di Pelabuhan Kupang, Ombudsman NTT Datangi Markas Korem
Belum Terima SK, 4 ASN PPPK Flores Timur Meninggal Dunia! Ini Langkah Mengejutkan Pemda
Jalan Trans Waiwerang- Sagu Rusak Parah! Akses Lumpuh, Ekonomi Warga Klubagolit dan Sagu Nyaris Mati Total