REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemulihan fasilitas umum yang rusak akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pihaknya telah menerima instruksi langsung dari Presiden untuk segera mengambil langkah tanggap darurat.
"Arahan Presiden kepada Kementerian PU agar segera melakukan rehabilitasi kepada fasilitas umum yang terdampak," ujar Dody dalam keterangan resmi, Selasa (2/9).
Menurutnya, pendataan lapangan dipercepat agar laporan bisa segera disampaikan ke Presiden sebelum dimulainya pekerjaan fisik, yang ditargetkan berlangsung akhir pekan ini atau awal pekan depan.
Dody juga menekankan pentingnya koordinasi erat dengan pemerintah daerah serta aparat kepolisian demi memperlancar proses rehabilitasi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana menyampaikan hasil pendataan awal.
Baca Juga: Salah Paham! Mantan Pemain Timnas Kena Semprot Netizen Gara- gara Nama Mirip Ahmad Sahroni
"Telah diidentifikasi 42 bangunan gedung dan 32 pos polisi terdampak di 29 kota pada 12 provinsi. Data ini masih berpotensi bertambah dan akan difinalisasi," ungkap Dewi.
Ia menjelaskan, kerusakan yang ditemukan terbagi ke dalam kategori ringan, sedang, hingga berat.
Untuk pembiayaan, Kementerian PU telah menyiapkan mekanisme tanggap darurat sehingga pekerjaan pemulihan bisa segera dijalankan.
Artikel Terkait
PELNI Sesuaikan Tarif Layanan Tambahan SeaPremium Mulai 1 September 2025
Rumah Sri Mulyani Dijarah Massa, Menteri Keuangan Sampaikan Pesan Menyentuh Lewat Instagram
Prabowo Tegas: Anarkis Tak Ditoleransi, Aparat Korban Demo Dapat Kenaikan Pangkat
Salah Paham! Mantan Pemain Timnas Kena Semprot Netizen Gara- gara Nama Mirip Ahmad Sahroni
Dari Kebun Gizi sampai Perbaikan Rumah, Cara BNI Lawan Stunting di NTT dan Banten