Kepala BNPB sebagai ketua delegasi juga berkesempatan memberikan langsung bantuan berupa logistik kepada pasien-pasien tersebut.
Baca Juga: Kualitas Dinas Pendidikan Flores Timur Masuk Zona Merah, Ombudsman NTT Akan Lakukan Ini!
Suharyanto mengapresiasi Pemerintah Mesir yang telah dengan baik melakukan penanganan dan merawat pasien-pasien korban konflik di Palestina.
Rumah sakit Nasser Institut sendiri sudah menerima sebanyak 97 pasien warga Palestina sejak dibukanya perbatasan pada 1 November 2023 lalu. Hingga hari ini Kamis (4/4), masih terdapat 36 pasien yang dirawat dengan kasus yang beragam. Kepala Rumah Sakit Nasser Institute, dr. Mahmoud Saied mengatakan kasus pasien yang paling banyak ditangani adalah kasus orthepedic yang diakibatkan serangan bom.
Dirinya merasa, Rumah Sakit Nasser sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pemerintah Indonesia ini.
Artikel Terkait
Penjelajah Ungkap Misteri Raja Bajak Laut Henry Avery yang Menghilang Setelah Pencurian Besar-besaran di Laut
Melalui Proposal ke PBB, Israel Ajukan Pembubaran Badan Bantuan Palestina
Pastor Francesco Patton, OFM Penjaga Tanah Suci: Makam Kristus yang Kosong Melahirkan Harapan
Siap- siap Gerhana Matahari Total Akan Melanda Meksiko, AS dan Kanada
Nasib Media Al Jazeera Ditengah Ancaman Keamanan Saat Israel Sahkan UU Baru, Jubir Gedung Putih Angkat Bicara