REPORTASENTT.COM, KUPANG- Dengan bersenjata lengkap dan membawa bendera merah putih, aparat TNI Polri di Pos Turiskain yang juga didampingi Bhabinkamtibmas Maumutin, AIPDA Mathis Bili, menyusuri hutan dan sepanjang pinggir sungai Malibaka, desa Maumutin, kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.
Dalam patroli yang dilaksanakan dengan berjalan kaki ini, aparat TNI Polri tidak menemukan adanya upaya penyelundupan dan mendapati Pilar-pilar batas dalam posisi aman.
Terkait patroli perbatasan ini, Kapolres Belu melalui Kapolsek Raihat mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak hanya mencegah kejahatan lintas batas (linbas) ilegal, namun juga untuk memupuk kekompakkan diantara TNI-Polri yang bertugas di tapal batas.
Terkait patroli perbatasan ini, Kapolres Belu melalui Kapolsek Raihat mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak hanya mencegah kejahatan lintas batas (linbas) ilegal, namun juga untuk memupuk kekompakkan diantara TNI-Polri yang bertugas di tapal batas.
Baca Juga: Alasan Lukman dan Zakarias Mendaftar di Partai Politik, Meski Komit Pilkada di Jalur Independen
Dalam rangka mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan, Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K terus menekankan kepada jajarannya, agar melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran premanisme, senjata tajam, penyelundupan, minuman keras, balapan liar dan kejahatan lainnya.
Penekanan ini juga dititik beratkan kepada Polsek dan Pos PAM yang wilayahnya bersentuhan langsung dengan Timor Leste guna mencegah berbagai aksi kejahatan seperti kegiatan penyelundupan baik orang maupun barang.
Berbicara tentang KRYD di wilayah perbatasan,Pos Pam Turiskain Sektor Raihat menyikapinya dengan melaksanakan patroli perbatasan bersama Satgas Pamtas RI-RDTL 742 / SWY Pos Turiskain, Rabu (17/04/2024).
Penekanan ini juga dititik beratkan kepada Polsek dan Pos PAM yang wilayahnya bersentuhan langsung dengan Timor Leste guna mencegah berbagai aksi kejahatan seperti kegiatan penyelundupan baik orang maupun barang.
Berbicara tentang KRYD di wilayah perbatasan,Pos Pam Turiskain Sektor Raihat menyikapinya dengan melaksanakan patroli perbatasan bersama Satgas Pamtas RI-RDTL 742 / SWY Pos Turiskain, Rabu (17/04/2024).
Untuk aksi penyelundupan atau pelintas batas ilegal kata mantan Kaur Bin Ops Sat Pol Airud Polres Belu ini, personil tidak menemukan dalam patroli kali ini, begitupun patok batas setelah dicek masih dalam keadaan lengkap.
"Tentunya patroli perbatasan ini akan terus kita gelar, selain untuk menjamin bahwa wilayah perbatasan ini jauh dari kejahatan tapi juga kekompakkan antara Polri dan TNI akan semakin kuat dan selalu terjaga dalam setiap kesempatan," katanya.
Tim bergerak pada jam 09.30 wita pagi. Penyisiran dilakukan langsung tapal batas dengan Timor Leste.
Baca Juga: Sembilan Orang Pelajar SMK di Labuan Bajo Diamankan Polisi, Nekat Konvoi Pasca Ujian Akhir Sekolah
Patroli ini juga ditingkatkan untuk mencegah aksi ilegal dari dan menuju Timor Leste seperti penyelundupan orang atau barang.
Apalagi saat ini mendekati Pemilu jadi Kita wajib memastikan situasi perbatasan selalu dalam keadaan kondusif, dengan tidak adanya kejahatan lintas negara khususnya pelintas batas ilegal," ungkap Kapolsek Raihat.
Artikel Terkait
Pasca Bentrok TNI AL dan Brimob di Sorong, Polda dan Koarmada TNI AL Akan Lakukan Hal ini ke Anggotanya
Berusaha Menyerang Pos TNI, Anggota OPM Pimpinan Egianus Kogoya Dilumpuhkan
Dibawa Barcelona, Satgas Catur Bais TNI bersama Bea Cukai Temukan Barang yang Diselundupkan
Internasional HDCM RI-RRT di Labuan Bajo, Ratusan Personil TNI dan Polri Disiapkan
Kasus Penipuan untuk Masuk Polri- TNI di Sumut, Para Korban Merugi Hingga Rp1,1 Miliar