Selain itu, surat permohonan ini turut dilampiri dengan dokumentasi berupa foto-foto terkini yang menunjukkan kondisi pantai yang semakin tergerus oleh gelombang tinggi dan angin kencang.
Hingga saat ini, BPBD Flores Timur belum memberikan konfirmasi ataupun tanggapan resmi terkait permohonan tersebut.
Warga Lamawalang berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata guna melindungi mereka dari ancaman abrasi yang terus berlanjut.
Baca Juga: Bupati Anton Doni Dihen Tekankan Efisiensi Anggaran dan Inovasi Tata Kelola Pemerintahan
“Setiap hari kami khawatir jika gelombang semakin besar, rumah kami bisa hilang. Kami butuh kepastian dari pemerintah,” ungkap salah seorang warga yang terdampak saat ditemui media ini.
Artikel Terkait
Polisi Grebek Lokasi Misterius di Tangerang, Temuan di Dalamnya Bikin Geger!
Ini Alasan Pengangkatan PPPK 2024 Dijadwalkan pada Maret 2026
SK Dua Kades di Flotim Diaktifkan Kembali, Bupati Anton Sampaikan Hal Ini!
Bupati Flotim Tolak Mobil Dinas Baru, Prioritaskan Infrastruktur dan Bantuan Erupsi
Bupati dan Wabup Flotim Tinjau Jembatan Rusak di Tanjung Bunga, Doni Dihen: Perbaikan dalam 100 Hari