REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, dijarah massa tak dikenal pada dini hari, Minggu (31/8).
Peristiwa tersebut berlangsung dalam dua gelombang dan disertai pola koordinasi yang diduga terencana.
Penjarahan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, diikuti gelombang kedua yang lebih besar pada pukul 03.30 WIB.
Gelombang kedua disebut melibatkan ratusan hingga mendekati seribuan orang.
Saksi mata menyebut adanya aba-aba berupa kembang api sebelum massa menyerbu masuk ke komplek perumahan.
Sejumlah barang berharga raib, mulai dari televisi, perhiasan, lukisan, hingga perlengkapan rumah tangga.
Saat kejadian, Sri Mulyani tidak berada di rumah. Hanya ada staf keamanan serta satu hingga dua anggota keluarga yang sempat dievakuasi.
Meski tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada bangunan, sejumlah barang masih harus dievakuasi.
Pada pagi harinya, dua truk putih masuk ke lokasi untuk mengangkut sisa perabotan, meski belum jelas kemana barang-barang itu dibawa.
Aparat TNI Angkatan Darat kini menjaga kediaman Sri Mulyani secara ketat. Akses komplek perumahan juga ditutup dengan portal guna mencegah insiden serupa.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi nasional menolak kebijakan pemerintah, khususnya terkait tunjangan hunian sebesar USD 3.000 per bulan bagi anggota DPR.
Penolakan publik atas kebijakan itu memicu protes yang meluas dan berujung pada penjarahan.
Presiden Prabowo Subianto menyebut situasi ini mengandung unsur makar dan terorisme. Ia memerintahkan aparat kepolisian dan militer untuk mengambil tindakan tegas dalam menertibkan kericuhan.
Imbas sosial-ekonomi juga terasa.
Indeks bursa anjlok 1,5 persen, sementara rupiah melemah sekitar 0,8 persen terhadap dolar AS.
Baca Juga: Ini Alasan Kabagops Polresta Kupang Kota Diganti
Ringkasan Kejadian dan fakta;
Waktu dan Lokasi: 31 Agustus 2025, dini hari, Bintaro, Tangerang Selatan
Ringkasan Kejadian dan fakta;
Waktu dan Lokasi: 31 Agustus 2025, dini hari, Bintaro, Tangerang Selatan
- Pelaku: Massa tak dikenal, ratusan hingga mendekati seribu orang
- Barang Hilang: Elektronik, lukisan, perhiasan, pakaian, alat makan, perabot rumah tangga
- Korban/Kerusakan: Tidak ada korban jiwa, bangunan utama relatif utuh
- Respon Aparat: Evakuasi barang, penjagaan TNI, pemasangan portal keamanan
- Latar Belakang: Aksi protes terkait kebijakan tunjangan DPR
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Kasus WNA Spanyol Hilang di Lombok, Motif Mengejutkan Terungkap dari Kamar Hotel
Mobil Modern Kian Canggih, Produsen Otomotif Berebut Pasar Premium
Bisnis Modal Kecil, Untung Menjanjikan: 5 Ide Usaha Sederhana untuk Pemula
Tips Memulai Usaha dengan Risiko Minim, Cocok untuk Pemula
Produk Makanan Ringan RI Tembus Pasar Afrika, Ekspor Perdana ke Pantai Gading