REPORTASENTT.COM, NAGEKEO- Derasnya arus banjir bandang yang menerjang Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Senin sore, 8 September 2025, menyisakan duka mendalam.
Hingga Kamis pagi, 11 September 2025, tim SAR gabungan melaporkan lima orang tewas dan tiga lainnya masih dalam pencarian.
Awalnya, bencana yang disertai lumpur pekat dan kayu gelondongan itu menelan tiga korban jiwa.
Baca Juga: Tunjangan DPRD NTT Melampaui Standar Biaya, Ombudsman Ingatkan Resiko Audit
Namun, data terbaru dari Badan SAR Nasional menambah dua korban lagi, termasuk dua balita.
Salah satunya, Achiles Agustinus Busa Jago, bayi berusia 13 bulan, ditemukan meninggal dunia dua kilometer dari rumahnya.
Daftar korban meninggal:
• Elgius Sopi Bela (35), warga Desa Sawu
• Fancelina Meli Boa (60), warga Boawae
• Maria Kondriani F. Nua (6 bulan), warga Desa Sawu
Baca Juga: BNPB Kirim Tim Darurat ke Nagekeo, Suharyanto Menyusul Usai Tangani Banjir di Bali
• Agustinus Lena, warga Desa Lokalaba
• Achiles Agustinus Busa Jago (13 bulan), warga Desa Sawu
Artikel Terkait
NTT Masih Miskin, DPRD Dapat Rumah dan Transportasi Mewah
Menkeu Purbaya Dikritik Soal Target Pertumbuhan 7 Persen di Rapat Perdana dengan DPR
Nagekeo Diguncang Longsor, Kapolres Turun Langsung, Warga Khawatir Ancaman Susulan
BNPB Kirim Tim Darurat ke Nagekeo, Suharyanto Menyusul Usai Tangani Banjir di Bali
Tunjangan DPRD NTT Melampaui Standar Biaya, Ombudsman Ingatkan Resiko Audit