REPORTASENTT.COM, YAHUKIMO- Seorang pendeta di Yahukimo mengalami kerugian setelah motornya yang sudah diservis dengan biaya total Rp 20 juta ternyata kembali rusak tak lama setelah dibawa pulang dari bengkel.
Dalam unggahan video di akun Facebook @Piterlokon, disebutkan awalnya sang pendeta telah membayar Rp 10 juta untuk biaya perbaikan motor.
Namun, pihak bengkel kemudian menyampaikan bahwa ada tambahan suku cadang yang harus dipesan dari Jayapura dengan biaya Rp 10 juta lagi, termasuk ongkos kirim.
Baca Juga: Diduga Karena Tarif, Sopir Taksi Aniaya Penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang
Total biaya servis pun mencapai Rp 20 juta.
Setelah motor diserahkan kembali ke pemilik, pihak bengkel mengklaim kendaraan tersebut sudah diperbaiki dan diisi bensin penuh.
Namun, saat dibawa pulang, motor hanya bisa berjalan sekitar 100 meter sebelum kembali rusak dan mogok.
Baca Juga: Operasi Rokok Ilegal: Menkeu Purbaya Bidik Marketplace, Warung, hingga Oknum Bea Cukai
Pendeta kemudian mendorong motornya kembali ke bengkel.
Artikel Terkait
Janji Bergizi, Realita Keracunan: DPR Desak BGN Libatkan Sekolah
Gelombang Protes Gen Z dari Nepal hingga Peru: Dari Medsos ke Jalanan
Operasi Rokok Ilegal: Menkeu Purbaya Bidik Marketplace, Warung, hingga Oknum Bea Cukai
Diduga Karena Tarif, Sopir Taksi Aniaya Penumpang di Pelabuhan Tenau Kupang
Servis Motor Capai Rp 20 Juta, Baru 100 Meter Sudah Mogok, Pendeta di Yahukimo Meradang