Servis Motor Capai Rp 20 Juta, Baru 100 Meter Sudah Mogok, Pendeta di Yahukimo Meradang

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Selasa, 23 September 2025 | 19:49 WIB
Pemilik bengkel dan pendeta saat berdebat  (Foto tangkapan layar Facebook.)
Pemilik bengkel dan pendeta saat berdebat (Foto tangkapan layar Facebook.)



Ia memprotes karena mendapati sejumlah bagian tidak diperbaiki dengan baik, antara lain lampu belakang tidak terpasang sempurna, baut kap motor tidak kencang, serta aki yang dipasang adalah aki bekas.

 

 

"Motor saat harganya 25 juta, masa hanya perbaikan sedikit saja sampai 20 juta?. Jangan tipu kami," ujar pendeta tersebut.

 

 

Diduga, motor hanya diganti kap, tanpa servis menyeluruh sesuai kesepakatan.


Perdebatan pun terjadi antara pendeta dengan pemilik bengkel dan karyawan.




Baca Juga: Gelombang Protes Gen Z dari Nepal hingga Peru: Dari Medsos ke Jalanan  

 

 

Setelah dimediasi oleh aparat Polres Yahukimo, bengkel mengembalikan Rp 5 juta dan berjanji memperbaiki motor secara menyeluruh dengan biaya Rp 15 juta.

 

 

Kasus tersebut kini sudah diselesaikan secara kekeluargaan setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X