Di Hadapan Ibu dan Nenek Almarhum, Gubernur NTT Sampaikan Maaf Negara: Kematian Anak di Ngada Jadi Tamparan Nurani Kekuasaan

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 8 Februari 2026 | 10:25 WIB
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyapa keluarga almarhum YB di Ngada, menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf negara atas tragedi kemanusiaan yang menyentak nurani. (Foto/ Humas Prov. NTT)
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyapa keluarga almarhum YB di Ngada, menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf negara atas tragedi kemanusiaan yang menyentak nurani. (Foto/ Humas Prov. NTT)

Menurutnya, keluarga, warga sekitar, dan seluruh elemen masyarakat semestinya saling memperhatikan agar tidak ada lagi anak yang terabaikan dari kebutuhan paling dasar.

Pada Sabtu siang (7/2/2026), Gubernur Melki mendatangi rumah duka almarhum YB.

 

Baca Juga: Warga Ngampang Mas Soroti Mutu Proyek Jalan Rp1,2 Miliar di Borong

Kehadirannya didampingi Bupati Ngada Raymundus Benda, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ende Domi Mere, jajaran DPRD, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten sekitar.



Di hadapan ibu, nenek, dan kakak almarhum, Melki menyampaikan permohonan maaf atas belum hadirnya negara secara utuh dalam menjaga anak-anak di wilayah paling rentan.

Ia menyebut kematian YB sebagai tamparan nurani bagi seluruh pemegang kekuasaan di NTT.

 

Baca Juga: Ribuan Porsi Makan Gratis, Nol Kendala: Membaca Pelaksanaan MBG di Sikka Lebih Dalam

Tragedi ini, yang disebut terjadi akibat keterbatasan keluarga dalam memenuhi perlengkapan sekolah, menjadi pesan paling keras bahwa seluruh perangkat sosial harus diaktifkan kembali, agar solidaritas dan gotong royong tidak berhenti sebagai jargon, tetapi hadir nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X