Di Tengah Hujan Pasir dan Kerikil, Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki- laki Lakukan Evakuasi Mandiri untuk Selamatkan Diri

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Jumat, 8 November 2024 | 19:18 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki saat erupsi. (Foto PVMBG)
Gunung Lewotobi Laki-laki saat erupsi. (Foto PVMBG)

Boby pun menghimbau masyarakat dan wisatawan untuk menjauhi area dalam radius 7 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki, serta sektoral 8 km pada arah Barat Daya - Barat Laut, sesuai jalur bahaya yang ditetapkan.

"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," kata dia.

 Baca Juga: Gunung Iya di Ende Naik ke Level III,  PVMBG Merekam Riwayat Kegempaan, Masyarakat Diminta Waspada dan tidak Terpancing Isu Erupsi

Ia juga mengingatkan, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki- laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai- sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki- laki, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," kata dia.

Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

 Baca Juga: Inilah Daftar Gunung Api di NTT yang Masuk dalam Lingkaran Cincin Api Pasifik

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki.

 

 

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X