Ia sering mengumpulkan anak-anak di lapangan terbuka atau di sela-sela pertandingan festival sepak bola antar sekolah sepak bola (SSB).
Dengan metode ini, anak-anak lebih tertarik dan terlibat dalam pembelajaran tentang anti-bullying.
Baca Juga: Internet Murah 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu? Komdigi Ungkap Strategi Rahasianya!
Namun, perjuangannya tidak selalu mudah. Tantangan utama yang ia hadapi adalah keterbatasan finansial.
Sebagai seorang penyapu jalan, penghasilannya pas-pasan.
Ia sering mengeluarkan uang pribadi untuk membeli camilan atau perlengkapan kecil guna menarik anak-anak agar tetap semangat dalam kegiatan edukasi ini.
Baca Juga: Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal- usulnya
Edukasi yang dilakukan Kang Herti mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat.
Banyak orang tua dan warga sekitar yang antusias serta mendukung inisiatifnya.
Anak-anak yang mengikuti edukasi ini juga menunjukkan perubahan yang signifikan.
Baca Juga: Siap- siap, Calo Tiket yang Masih 'Sembunyi 'di Pelabuhan Tenau Kuapng Bakal Ditindak Tegas!
Salah satu momen yang paling berkesan bagi Kang Herti adalah ketika ia mengajak anak yatim, anak difabel, anak berkebutuhan khusus, dan anak putus sekolah untuk berkumpul dan bermain sambil membuat konten edukatif.
Awalnya, banyak dari mereka yang merasa minder, tetapi melalui kegiatan ini, mereka menjadi lebih percaya diri dan bersemangat untuk mengekspresikan diri.
Saat ini, Kang Herti menjalankan edukasi ini secara mandiri, murni atas dasar keikhlasan dan kepedulian terhadap generasi muda Indonesia.
Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2025 Dibuka Februari? Cek Fakta: Hoaks!
Artikel Terkait
Misteri Peluru Nyasar, Bocah 6 Tahun Terluka Saat Tidur di Rumahnya!
Transformasi Perayaan Hari Valentine di Era Digital, Dari Tradisi Klasik ke Romansa Virtual
Terungkap! Ini yang Dilakukan SF Sebelum Insiden Tragis di Kalideres
Laga Persik Kediri vs Persis Solo, Diwarnai Kartu Merah Tercepat dalam Sejarah Liga 1
Polisi Bongkar Modus Sopir di Kupang Gelapkan Uang Koperasi Ratusan Juta untuk Judol