news

PMKRI Tantang Ketegasan Kapolda NTT, Bahas Kasus Fian Rumen hingga Korupsi Saroja

Selasa, 28 Oktober 2025 | 23:15 WIB
Sebanyak sepuluh orang perwakilan PMKRI Cabang Kota Kupang diterima secara resmi oleh pimpinan Polda NTT di Ruang Pelayanan Bidhumas Polda NTT pada pukul 14.15 WITA. (Foto TBN Polda NTT)

 



Polda NTT juga menjadwalkan gelar perkara kasus tersebut pada Jumat, 31 Oktober 2025, dengan menghadirkan keluarga korban serta pihak-pihak terkait untuk menjamin transparansi.



Terkait dugaan korupsi dana bantuan Saroja di Kabupaten Malaka, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda NTT menyebut pihaknya telah memeriksa sekitar 200 warga terdampak dan tengah menghitung potensi kerugian negara bersama instansi terkait.



“Penanganan kasus bantuan Saroja masih berjalan. Kami sudah mengambil sampel pemeriksaan dan melakukan koordinasi lintas instansi agar masyarakat mendapat kepastian hukum dan keadilan,” ujarnya.

 

 

 

Baca Juga: Gagal Diselundupkan! 18 Jerigen Moke Sabu Tertangkap Basah di Pelabuhan Kupang




Audiensi antara PMKRI dan Polda NTT berakhir pada pukul 15.24 WITA dalam suasana aman dan kondusif.

 

 

Kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi yang konstruktif demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di NTT.

“Polda NTT membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Kritik dan aspirasi adalah bentuk kepedulian terhadap institusi Polri agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat,” tutup Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo.

Halaman:

Tags

Terkini