Arsenal Gagal Jaga Momentum, Brentford Paksa Hasil Imbang Dramatis di Emirates

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Minggu, 13 April 2025 | 08:00 WIB
Arsenal vs Brentford. (Foto intagram Arsenal)
Arsenal vs Brentford. (Foto intagram Arsenal)


REPORTASENTT.COM, LONDON- Emirates Stadium, tempat Arsenal menciptakan sejarah gemilang saat membungkam Real Madrid 3-0 di leg pertama perempat final Liga Champions, berubah menjadi panggung kekecewaan pada Sabtu malam.
 
Dalam laga yang tampak lebih datar dan minim urgensi, The Gunners ditahan imbang 1-1 oleh Brentford dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Pertandingan ini berjalan jauh dari hiruk-pikuk penuh emosi saat menjamu Madrid.
 
 
Pelatih Mikel Arteta melakukan lima rotasi pemain, seolah ingin memberi nafas bagi timnya jelang leg kedua di Santiago Bernabeu.
 
Tapi strategi ini justru menghadirkan tantangan baru.
 
Arsenal kehilangan ritme. Hingga menit ke-60, pertandingan nyaris tanpa percikan.
 
 
Arteta pun bersiap memainkan trio pengubah permainan: Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan wonderkid Myles Lewis-Skelly.

Namun sebelum ketiganya sempat masuk, bintang yang sedang bersinar, Declan Rice, kembali jadi pembeda.
 
Setelah mengamankan operan dari kiper David Raya, Rice melakukan sprint sejauh setengah lapangan, menggiring bola melewati lini tengah Brentford, menarik bek lawan, dan menyodorkan assist manis kepada Thomas Partey yang menuntaskannya menjadi gol pembuka.
 
 
Emirates sempat bersorak, tapi itu tidak bertahan lama.

Brentford, yang tampil impresif dalam laga tandang akhir-akhir ini, menunjukkan ketangguhan.
 
Meski kalah dominasi, mereka justru menciptakan gol balasan lewat serangan cepat.
 
 
Dari situasi sepak pojok Arsenal yang gagal diantisipasi, bola jatuh ke Bryan Mbeumo yang menyodorkan umpan silang kepada Nathan Collins.
 
Sundulannya mengarah ke tiang jauh dan Yoane Wissa, predator andalan Brentford, memutar tubuh dan mencetak gol ke-15-nya musim ini.
 
Skor berubah menjadi 1-1, dan suasana di Emirates kembali sunyi.
 
Baca Juga: Gelap Mata karena Hal Ini, Pria 64 Tahun Bobol Brankas Adik Iparnya Sendiri

Drama berlanjut ketika Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Jorginho ditarik keluar karena cedera. Ironisnya, Partey, sang pencetak gol,  juga lebih dulu ditarik keluar karena mengeluhkan ketegangan otot.
 
Arteta mengakui kondisinya belum pasti untuk laga penting kontra Madrid.
 
“Kami belum tahu. Tim medis akan mengevaluasi,” ujarnya singkat.
 
Baca Juga: Raja Trump Main Golf Saat Ekonomi AS Terpuruk: Tidak Relevan atau Tidak Peduli?

Ketegangan sempat memuncak di babak pertama, ketika kapten Brentford, Christian Norgaard, menjegal Gabriel Martinelli dengan tekel keras yang disebut sang winger “berpotensi mematahkan kaki”.
 
Arteta bereaksi keras, sementara Norgaard mencoba meminta maaf saat jeda, tapi ditolak Martinelli.

Pertandingan ini menampilkan eksperimen taktik dari Arteta. Partey diplot sebagai bek kanan, Zinchenko berperan sebagai playmaker, dan Kieran Tierney nyaris mencetak gol melalui sundulan, namun sayang, VAR membatalkan karena offside.
 
Baca Juga: Sidak Diam- diam di Rutan Lombok Utara: 15 Tahanan Diperiksa, AKBP Agus Purwanta Ungkap Hal Ini!

Sayangnya, meski menciptakan peluang melalui Saka yang nyaris memanfaatkan blunder kiper Brentford, Arsenal gagal menambah keunggulan.
 
Di sisi lain, Brentford pulang dengan satu poin berharga dari London Utara.

Kini, Arsenal harus kembali menyalakan api semangatnya.
 
 
Rabu nanti, laga hidup-mati menanti di kandang Real Madrid.
 
Apakah malam magis di Emirates bisa mereka ulang di Bernabeu? Atau justru mimpi indah itu akan berubah jadi kenangan pahit?

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X