Yunus Takandewa Mulai Konsolidasi PDI-P NTT, Awali Safari Politik di Flores Timur

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:17 WIB
Yunus Takandewa berbicara saat memulai safari politik dan konsolidasi struktur partai untuk periode kepemimpinannya.  (Foto/ ist)
Yunus Takandewa berbicara saat memulai safari politik dan konsolidasi struktur partai untuk periode kepemimpinannya. (Foto/ ist)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Usai terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025–2030, Yunus Takandewa mulai bergerak cepat melakukan konsolidasi internal.

Safari politik pertamanya dimulai di Kabupaten Flores Timur dengan menyambangi jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta para pengurus anak cabang (PAC) se-Adonara.

Kunjungan tersebut berlangsung di Larantuka dan Witihama pada Selasa (9/12/2025). Di hadapan kader dan pengurus partai, Yunus menegaskan pentingnya merawat semangat perjuangan PDI Perjuangan yang telah mengakar kuat dalam sejarah politik di Flores Timur.

Baca Juga: Lurah Weri di Larantuka Buka Suara Soal Data Bantuan Pangan: PPPK Tak Masuk Kategori Penerima


“Semangat perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu partai harus terus kita jaga. Flores Timur memiliki jejak sejarah penting dalam perjalanan PDI Perjuangan,” katanya.

Yunus mengaku bahagia dapat mengawali konsolidasinya di Kota Reinha Rosari Larantuka dan Pulau Adonara.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menghidupkan nilai spiritualitas Jas Merah, jangan sekali- sekali meninggalkan sejarah, yang diwariskan Bung Karno.


Baca Juga: PGRI Flotim Gugat Pemda: Aksi Guru di DPRD Diselimuti Dugaan Manuver Politik Wakil Rakyat

Dalam perjalanan politiknya di Flores Timur, Yunus menyempatkan diri menemui tokoh Partai Katolik (Parkat), Lambertus Tulen Hadjon.

Sosok tersebut dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan yang dinilai berdedikasi membesarkan partai tanpa pamrih hingga usia senja.

Tak hanya itu, Yunus dan rombongan juga berziarah ke makam mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Flores Timur, Mikhael Betawi Tokan, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pelaku sejarah partai.


Baca Juga: Tragis di Timor Raya: Penyandang Disabilitas Dipukul dan Dijambret, Tersangka Kini Diserahkan ke Kejaksaan

Agenda kemudian berlanjut ke Adonara, tepatnya di Desa Watoone, Witihama, untuk bertemu dengan para pengurus PAC PDI Perjuangan se-Adonara.

Di sela kegiatan, Yunus kembali melakukan ziarah ke makam tokoh NTT, Frans Lebu Raya.

“Tidak sekadar melakukan konsolidasi internal partai, kedatangan kami ke Flores Timur juga untuk menimba api perjuangan dari para pelaku sejarah PDI Perjuangan di daerah ini,” kata Yunus.

Baca Juga: Usai Dilimpahkan ke Jaksa, Polisi Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Kupang

Safari politik ini menjadi langkah awal Yunus Takandewa dalam meneguhkan kembali kekuatan struktural PDI Perjuangan di NTT menjelang periode kepemimpinannya lima tahun mendatang.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X