Dialog Empat Pilar MPR RI di Solor, Warga Lewograran Soroti Etika Politik dan Pemangkasan Dana Desa

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 14 Desember 2025 | 12:46 WIB
Suasana dialog Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Lewograran, Solor Selatan, saat warga menyampaikan aspirasi terkait etika politik dan Dana Desa setempat. (Foto/ Tim )
Suasana dialog Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Lewograran, Solor Selatan, saat warga menyampaikan aspirasi terkait etika politik dan Dana Desa setempat. (Foto/ Tim )

Ditambahkannya, DPRD akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar persoalan tersebut segera diselesaikan serta tidak terulang pada tahun anggaran berikutnya.

Husen juga menyinggung adanya pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada pembangunan infrastruktur di Flores Timur.



Baca Juga: Pelni Bakal Pindah Kantor Cabang ke Lembata, Kepala Cabang Ajukan Trayek Baru Lembata– Kumai dan Lembata– Denpasar

Meski demikian, ia berharap sejumlah ruas jalan prioritas tetap dapat dikerjakan pada 2026 dan tidak kembali mengalami pemotongan anggaran di masa mendatang.

Sementara itu, Tenaga Ahli Julie Sutrisno Laiskodat, Minarni, mengatakan pentingnya komunikasi berkelanjutan agar kebutuhan infrastruktur, terutama di wilayah kepulauan, tetap menjadi perhatian pemerintah.

“Kami akan terus membangun komunikasi agar kebutuhan infrastruktur di pulau-pulau tetap menjadi perhatian, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat,” kata Minarni menjawabi pertanyaan dan harapan warga Solor tersebut.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

X