REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Antonius Doni Dihen atau yang juga sering dikenal dengan Anton Doni merupakan salah satu tokoh politik Indonesia tepatnya pada daerah Nusa Tenggara Timur.
Perlu diketahui pria kelahiran Lamapaha, 31 Desember 1965 ini pernah menjadi bagian dari tim sukses pasangan capres-cawapres Jokowi - Ma'aruf pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dengan jabatannya sebagai Wakil Direktur Program, bersama Pahlevi Pangerang, Willy Aditya dan Surya Hadi, dengan Direktur Program Aria Bima.
NasDem Jagokan Anton Doni Dihen di Pilkada Flores Timur
Ketua Bapilu Partai NasDem Flores Timur, Umar Sengaji, sosok Anton Doni Dihen merupakan salah satu kader NasDem yang sejauh ini didorong menjadi calon bupati.
Baca Juga: Anak Selebgram Diduga Dianiaya, Babysitter Tak Mengelak Saat Rekaman CCTV Dibuka
Partai NasDem menjadi partai peraih kursi terbanyak kendati akumulasi 17.707 suara masih di bawah PDIP yaitu 22.632.
"NasDem sedang berpikir untuk mendorong kadernya sendiri menjadi calon bupati. Pak Anton Doni menjadi salah satu figur yang masuk nominasi," ujar Umar Sengaji, dikutip dari tribunflores.com.
Dinamika Media Sosial
Beredar postingan di media sosial pada grup facebook Suara Flotim, nama Anton Doni Dihen (ADD) turut disebut oleh aqun @Vian Lambertus.
Baca Juga: Cara Memilih Laptop Gaming: Lima Hal yang Perlu Anda Ketahui
Pada postingannya, aqun @Vian Lamberus menulis jika ADD saat ini dikelilingi oleh orang- orang pragmatis.
Dengan caption tangkapan layar komentar sebelumnya oleh aqun @Rofin Kopong.
Lalu pada kolom komentar juga diikuti oleh komentar aqun @Bedake Erleck Dominick.
Baca Juga: Pelaku Pencurian di Sinjai Nekat Amankan CCTV dan Rusaki Gembok dengan Batu
Aqun tersebut menulis keraguannya atas pilkada yang jika diikuti oleh ADD akan menang.
Beragam komentar netizen pun turut dalam postingan itu.
Jaga Etika Politik
Saat dihubungi Reportase NTT, Minggu (31/3/2024), terkait postingannya di media sosial facebook Suara Flotim, Doni Dihen mengatakan bahwa, saat ini mereka sedang berproses untuk menuju tanggal 27 November 2024.
"Saya ingin menyampaikan bahwa bersama teman-teman Partai, kami sedang berproses untuk membangun kebersamaan menuju November 2024," katanya.
Ia menambahkan, mereka juga ingin menjalin komunikasi dalam nuansa saling menghargai dan menghormati.
Baca Juga: Penjelajah Ungkap Misteri Raja Bajak Laut Henry Avery yang Menghilang Setelah Pencurian Besar-besaran di Laut
Karena kata ADD, hanya dalam kebersamaan yang luas dan tuluslah dapat memenangkan suatu Pilkada yang bermartabat, untuk kemudian melanjutkannya membangun Lewotana Flotim tercinta dalam spirit restorasi.
"Jika kesempatan itu boleh kami dapatkan. Dengan catatan ini, kami ingin menjernihkan bahasa yang kurang berkenan dari pendukung maupun pecinta, baik dari lingkungan partai maupun dari perkawanan non partai," kata Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2010 - 2014 ini.
Ia juga menyadari ada semangat untuk menunjukkan kekuatan, menyatakan diri, dan membangun pride sebagai orang-orang yang siap mengemban kekuasaan.
Baca Juga: Polda NTT Sidak SPBU Cegah Praktek Kecurangan Jelang Mudik Lebaran
"Tapi komitmen kami pada etika komunikasi publik hendak kami jaga agar politik tetap menjadi dunia yang baik. Terima kasih untuk jalinan komunikasi saling mengingatkan seperti ini," kata Founder dan Direktur English Now Tuition Center periode 2007 itu.
Artikel Terkait
Barat Kutuk Pemilu di Rusia, Putin Mengalir Ucapan Selamat dari Negara- negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin
HOAKS, Presiden Jokowi Perintahkan Menangkap Pendemo Pemilu 2024
Ribuan Aparat Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa Pemilu 2024
Gugat Hasil Pemilu ke MK, Relawan El Asamau: Ini Harapan Kami
Tiga Bulan Penjara, Kades Tuakepa Harapkan Kasus- kasus Tindak Pidana Pemilu Lain Segera Diproses