Makanya sejak rekom itu ia pegang langsung gaspol melakukan turun ke bawah menemui masyakarat. Ia tidak pernah bertanya soal jumlah warga yang berkumpul tetapi siapa yang dominan hadir.
"Paling senang jika yang datang itu warga biasa semua, walau dua puluh atau tiga puluh orang. Itu biting (lidi)," paparnya sembari berseloroh.
Baca Juga: Terlambat Apel Pagi, Anggota Polisi di Polda NTT Dapat Sanksi dari Provost
KH Ali Makki Zaini juga tidak ingin dicap sebagai calon pemimpin yang datang ketika butuh. Karena pada prinsipnya pemimpin itu harus mengerti kebutuhan masyarakat.
Agus Sulistriyono pun bertanya, bagaimana jika ada tawaran menjadi pendamping petahana di Pilbup Banyuwangi 2024. Gus Makki langsung menjawab dengan tegas.
"Tidak," katanya.
Artikel Terkait
Insiden Kematian Gadis di Kalimantan Mirip Kasus Vina, Polri Didesak Temukan Pelaku
Gertak Florata Desak Kapolri Copot Kapolda NTT, Robert: Jatah Mabes Kenapa Tidak ke Polda Metro Jaya?
Polisi Selidiki Penyebab Helikopter Terjatuh yang Diduga Akibat Lilitan Benang Layang- layang
Lurah Balela di Larantuka Respon Bantuan Pengembangan UMKM dari Melchias Mekeng dan Melki Laka Lena
Beraksi di 50 Lokasi, Polisi Berhasil Ringkus 10 Pelaku Curanmor, Cara Kerja Mereka Terungkap!