Kapolres Ende Beri Pesan Menohok Saat Jam Pimpinan: Jangan Umbar Masalah Pribadi di Medsos!

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 14 April 2025 | 16:10 WIB
Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika. (Foto TBN Polres Ende)
Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika. (Foto TBN Polres Ende)
 
 

REPORTASENTT.COM, ENDE-  Ada yang berbeda dalam apel pagi Polres Ende, Senin (14/4/2025) pukul 07.30 WITA.
 
Dalam kegiatan rutin Jam Pimpinan yang biasa berlangsung formal, Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan pesan yang tak biasa, dan cukup menohok.

Di hadapan seluruh personel, Kapolres membuka arahannya dengan apresiasi atas kedisiplinan anggota selama masa libur Idul Fitri.
 
 
Ia menyebutkan tidak ada pelanggaran mencolok selama pelaksanaan tugas secara bergiliran, sesuatu yang menurutnya patut dibanggakan.

Namun, suasana mulai berubah ketika beliau menyinggung soal kedisiplinan di luar kedinasan.

“Kalau ada permasalahan keluarga, tolong jangan diumbar di media sosial,” tegas Kapolres dengan nada serius.
 

Pernyataan ini sontak membuat suasana apel menjadi lebih hening dari biasanya. Ia pun menekankan pentingnya menjaga etika dan kehormatan institusi.

“Kalau ada masalah, cari solusi. Kita punya senior, kabag, kasat, bahkan Wakapolres. Jangan sampai hal-hal yang terjadi di luar malah merusak citra kita di mata masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan anggotanya agar menjadikan insiden-insiden yang terjadi di wilayah lain sebagai pelajaran berharga.
 
 
Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik, salah satu fondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Kita harus lebih aware. Jadikan pengalaman di tempat lain sebagai cermin agar kita tak mengulangi kesalahan yang sama. Lakukan penegakan hukum secara profesional bila ada laporan atau pengaduan dari masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Jam Pimpinan setiap hari Senin memang bukan hal baru, namun penyampaian yang tajam dan penuh muatan emosional seperti ini jarang terjadi.
 
 
Ada pesan tersirat yang ingin disampaikan, menjadi polisi bukan hanya soal seragam dan tugas di lapangan, tetapi juga tentang kedewasaan dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun maya.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X