REPORTASENTT.COM, MAUMERE- Para pedagang yang tergabung dalam Aliansi Forum Pedagang Pasar Alok, Kelurahan Kota Uneng, Kabupaten Sikka, melakukan aksi protes atas kenaikan pajak dan retribusi daerah, Kamis (29/2/2024).
Para pedagang, pada pukul 06.00 WITA, menggelar aksi dengan berjualan di luar halaman pasar dan menutup akses jalan masuk ke pasar. Aksi oleh para pedagang ini dipimpin oleh Bertholomeus Anselmus.
Para pedagang menilai kenaikan tarif parkir kendaraan bermotor dan tarif parkir kendaraan bermotor berlangganan (member) sangat signifikan, seperti tercantum dalam perubahan tarif lama dan baru.
Baca Juga: Inilah daftar Caleg DPR RI Dapil NTT 1 yang Dipastikan Lolos ke Senayan
1. Tarif parkir kendaraan bermotor:
• Motor dari Rp1.000 menjadi Rp 2.000.
• Mobil dari Rp 2.000 menjadi Rp 4.000.
• Truck dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000.
2. Tarif Parkir kendaraan bermotor berlangganan (member).
• Motor dari Rp 35.000 menjadi Rp 65.000.
• Mobil dari Rp 50.000 menjadi Rp 115.000.
• Truck: dari Rp 50.000 menjadi Rp 115.000.
Pedagang pasar Alok menuntut dan menolak kenaikan tarif fasilitas pasar, dan tarif bea masuk atau parkir, serta meminta Pemerintah Kabupaten Sikka untuk menutup pasar ilegal.
Baca Juga: Saat Presiden Jokowi Nikmati Malam di IKN Bersama Para Menteri
Artikel Terkait
Logostik Pemilu dari Tanawawo Dikawal Ketat Menuju ke KPUD Sikka
Reynold Da Cunha Bantah Tutup Akses Jalan Akibat Gagal Caleg di Sikka