REPORTASENTT.COM- Sebuah pamboat yang membawa beberapa ASN untuk melaksanakan tugas luar dari Nanusa menuju Taturan, Provinsi Sulawesi Utara mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di tengah laut, Jumat (30/8/2024).
Pamboat tersebut mengalami patah kemudi di Perairan Desa Banada, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Di tengah gelombang besar dan cuaca buruk, dua anggota Polsek Gemeh, yakni Brigadir Mikky Purukan dan Brigadir Miksin Tulon menunjukkan keberanian luar biasa dalam upaya penyelamatan tersebut.
Pamboat tersebut mengalami patah kemudi di Perairan Desa Banada, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Di tengah gelombang besar dan cuaca buruk, dua anggota Polsek Gemeh, yakni Brigadir Mikky Purukan dan Brigadir Miksin Tulon menunjukkan keberanian luar biasa dalam upaya penyelamatan tersebut.
Baca Juga: Luna Maya Disambut Hangat di SDN Enoraen Kupang, Apa yang Dibawanya?
“Begitu menerima informasi tentang hal tersebut, kedua Bhabinkamtibmas ini segera berkoordinasi dengan Kepala Desa Lahu untuk melakukan upaya pencarian,” ujar Kapolsek Gemeh Iptu Hugo Esing
Dengan menggunakan pamboat milik masyarakat Desa Lahu, mereka menerobos gelombang besar demi menyelamatkan para penumpang yang terancam bahaya.
“Setelah berjam-jam mencari, mereka akhirnya menemukan pamboat tersebut dalam kondisi terombang-ambing sekitar 15 mil dari pelabuhan Desa Banada,” lanjut Kapolsek.
“Begitu menerima informasi tentang hal tersebut, kedua Bhabinkamtibmas ini segera berkoordinasi dengan Kepala Desa Lahu untuk melakukan upaya pencarian,” ujar Kapolsek Gemeh Iptu Hugo Esing
Dengan menggunakan pamboat milik masyarakat Desa Lahu, mereka menerobos gelombang besar demi menyelamatkan para penumpang yang terancam bahaya.
“Setelah berjam-jam mencari, mereka akhirnya menemukan pamboat tersebut dalam kondisi terombang-ambing sekitar 15 mil dari pelabuhan Desa Banada,” lanjut Kapolsek.
Evakuasi pun dilakukan dengan cepat, dan seluruh penumpang berhasil dibawa dengan selamat ke darat pada pukul 02.00 Wita.
“Kami berterima kasih kepada personel Polsek Gemeh yang pantang menyerah dan berani menerobos kemustahilan. Dalam perkenan Tuhan, mereka berhasil membawa kami selamat ke pelabuhan Banada,” ujar salah satu penumpang, Novawari Entiman, dengan penuh rasa syukur.
Dalam pencarian tersebut melibatkan 3 pamboat milik warga, akan tetapi hanya 1 yang berhasil selamatkan para korban, sementara 2 pamboat lainnya terpaksa kembali karena tak mampu menembus cuaca buruk.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Tegaskan Pentingnya Penggunaan Anggaran untuk Fasilitas Kesehatan Berkualitas, Apa yang Menjadi Prioritas?
“Aksi ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan keberanian anggota Polri tidak mengenal batas demi menyelamatkan nyawa warga yang berada dalam bahaya,” kata Kapolsek.
“Aksi ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan keberanian anggota Polri tidak mengenal batas demi menyelamatkan nyawa warga yang berada dalam bahaya,” kata Kapolsek.
Artikel Terkait
TNI-Polri Gelar Operasi Tribrata Jaya 2024! Siapkan Pengamanan Ketat untuk Kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta
Pelaku Penganiayaan di Komodo Diburu 2x24 Jam, Akhirnya Tertangkap di Gubuk Warga!
Polres Ende Tetap Siaga! Ini Alasan Pengamanan Ketat di Kantor KPUD Ende Pasca Pendaftaran Paslon Pilkada
Sebanyak 80 Personil Media Pendamping Paus Fransiskus Siap Mengabadikan Momen Perjalanan Apostolik ke Indonesia
Luna Maya Disambut Hangat di SDN Enoraen Kupang, Apa yang Dibawanya?