REPORTASENTT.COM- Anggota Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, bersama babinsa dan warga setempat berhasil menyelamatkan seorang wisatawan Belanda yang terjebak di Bukit Meang, Kecamatan Sekotong, Sabtu siang (7/9).
Peristiwa itu bermula ketika Sem Van Der Ven (22), seorang turis yang menginap di Hostel Kuta Beach, memutuskan untuk memancing di pesisir Pantai Meang. Dia berangkat pagi-pagi sekali, sekitar pukul 07.00 WITA, dengan semangat menjelajahi keindahan alam Lombok.
“Saat itu, air laut sedang surut, sehingga yang bersangkutan tidak menyadari bahwa ketika matahari mulai meninggi, air laut pun pasang. Sehingga tidak bisa kembali melewati jalur yang semula dia lalui,” ungkap Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya yang diterima, Minggu (08/09).
Peristiwa itu bermula ketika Sem Van Der Ven (22), seorang turis yang menginap di Hostel Kuta Beach, memutuskan untuk memancing di pesisir Pantai Meang. Dia berangkat pagi-pagi sekali, sekitar pukul 07.00 WITA, dengan semangat menjelajahi keindahan alam Lombok.
“Saat itu, air laut sedang surut, sehingga yang bersangkutan tidak menyadari bahwa ketika matahari mulai meninggi, air laut pun pasang. Sehingga tidak bisa kembali melewati jalur yang semula dia lalui,” ungkap Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya yang diterima, Minggu (08/09).
Baca Juga: Ditreskrimum Polda NTT Serahkan Tujuh Tersangka Kasus Penyelundupan Manusia ke Kejaksaan Tinggi, Libatkan WNA Asal Cina
Dalam pencariannya akan spot memancing yang ideal, Sem tanpa sadar telah melewati tebing yang curam. Ketika air laut pasang, dia tidak dapat kembali melalui jalur semula dan terjebak di tengah tebing. Dalam situasi yang semakin genting, Sem memutuskan untuk mengirim video dan membagikan lokasinya kepada temannya, Nikaj, yang juga berasal dari Belanda.
“Rekannya menerima pesan tersebut, segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta Lombok Tengah. Informasi ini kemudian kami termia dan segera menindaklanjutinya,” ujar Ketut Suriarta.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sekotong segera mengerahkan anggotanya yang dibantu oleh Babinsa Buwun Mas dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap WNA tersebut di lokasi sekitar.
Dalam pencariannya akan spot memancing yang ideal, Sem tanpa sadar telah melewati tebing yang curam. Ketika air laut pasang, dia tidak dapat kembali melalui jalur semula dan terjebak di tengah tebing. Dalam situasi yang semakin genting, Sem memutuskan untuk mengirim video dan membagikan lokasinya kepada temannya, Nikaj, yang juga berasal dari Belanda.
“Rekannya menerima pesan tersebut, segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta Lombok Tengah. Informasi ini kemudian kami termia dan segera menindaklanjutinya,” ujar Ketut Suriarta.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sekotong segera mengerahkan anggotanya yang dibantu oleh Babinsa Buwun Mas dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap WNA tersebut di lokasi sekitar.
Baca Juga: Pesan Paus kepada rakyat Timor-Leste: Biarkan Imanmu Menjadi Budayamu!
“Kami Bersama-sama segera kelokasi guna melakukan evakuasi,” jelasnya.
Menurutnya, tim penyelamat harus berjuang melawan medan yang sulit dan cuaca yang terik. Namun, berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, Sem berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 13.00 WITA. Setelah berhasil dievakuasi, Sem diperiksa oleh tim medis. Beruntung, dia tidak mengalami cidera apapun.
“Setelah berhasil dievakuasi, wisatawan asing itu kemudian diantar kembali ke hotel tempatnya menginap,” ucap Kapolsek Sekotong.
“Kami Bersama-sama segera kelokasi guna melakukan evakuasi,” jelasnya.
Menurutnya, tim penyelamat harus berjuang melawan medan yang sulit dan cuaca yang terik. Namun, berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, Sem berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 13.00 WITA. Setelah berhasil dievakuasi, Sem diperiksa oleh tim medis. Beruntung, dia tidak mengalami cidera apapun.
“Setelah berhasil dievakuasi, wisatawan asing itu kemudian diantar kembali ke hotel tempatnya menginap,” ucap Kapolsek Sekotong.
Baca Juga: Apel Deklarasi Jateng Zero Knalpot Brong, Langkah Tegas Polda Jateng Wujudkan Pemilu Damai
Ketut Suriarta juga menekankan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka. Ia mengimbau kepada para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk selalu memperhatikan keselamatan dan tidak ragu meminta bantuan jika mengalami kesulitan.
“Kami, Polsek Sekotong, selalu siap melayani dan melindungi masyarakat, termasuk wisatawan yang berkunjung ke wilayah kami. Jangan ragu untuk menghubungi jika membutuhkan bantuan,” katanya.
Ketut Suriarta juga menekankan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka. Ia mengimbau kepada para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk selalu memperhatikan keselamatan dan tidak ragu meminta bantuan jika mengalami kesulitan.
“Kami, Polsek Sekotong, selalu siap melayani dan melindungi masyarakat, termasuk wisatawan yang berkunjung ke wilayah kami. Jangan ragu untuk menghubungi jika membutuhkan bantuan,” katanya.
Artikel Terkait
Transaksi Narkoba di Rumahnya, JS Warga Sungai Keruh Ditangkap Satres Narkoba Polres Muba
Apel Deklarasi Jateng Zero Knalpot Brong, Langkah Tegas Polda Jateng Wujudkan Pemilu Damai
Satgaster Yonif 754 Kostrad Gaungkan Program Papua Pintar
Pesan Paus kepada rakyat Timor-Leste: Biarkan Imanmu Menjadi Budayamu!
Ditreskrimum Polda NTT Serahkan Tujuh Tersangka Kasus Penyelundupan Manusia ke Kejaksaan Tinggi, Libatkan WNA Asal Cina