"Sehingga, tersangka MKAR mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, Qohar menjelaskan bahwa ketika mayoritas kebutuhan minyak dalam negeri diperoleh dari impor secara ilegal, harga dasar yang menjadi acuan penetapan harga indeks pasar BBM menjadi lebih tinggi.
Hal ini turut berimbas pada besarnya kompensasi serta subsidi BBM yang harus dibayarkan pemerintah setiap tahun melalui APBN.
Baca Juga: Pemain Perseftim Dicoret dari Skuad Liga 4 ETMC XXXIII 2025
Kasus ini masih dalam tahap penyidikan, dan Kejagung berjanji akan mengungkap seluruh fakta secara transparan kepada publik.
Artikel Terkait
Polisi vs Mobil Mogok: Aksi Dorong di Tengah Malam Bikin Jalanan Kembangan Jadi Saksi
Sopir Travel Dipalak Rp 500 Ribu, Spion Dirusak, Pelaku Malah Pakai Uangnya untukĀ Hal Ini!
Jelang Ramadhan, Polisi Bongkar Empat Kasus Sajam, Waspada Potensi Tawuran!
Baru 3 Hari Kerja, Karyawan Laundry Gasak Motor! Kompol Reza: Jangan Terlalu Cepat Percaya
Motor Viar yang Sempat Dicuri Akhirnya Kembali, Pelaku Ternyata Karyawan Baru yang Baru Bekerja Tiga Hari