REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Satgas Operasi Pekat Polres Flores Timur mengamankan delapan pemuda dari Desa Sinarhading, Kecamatan Lewolema, pada Kamis pagi (22/5) sekitar pukul 07.00 WITA.
Penangkapan ini terkait aksi pengeroyokan yang dialami seorang warga Desa Ile Padung di jalan Desa Sinarhading.
Kasubsi PIDM Humas Polres Flores Timur, IPTU Anwar Sanusi, menjelaskan peristiwa bermula saat korban berinisial LAA mengantar keponakannya ke sekolah menggunakan sepeda motor.
Baca Juga: Ramai Diperbincangkan! KORPRI Usul ASN Pensiun di Usia 70 Tahun, Ini Alasannya
Sekitar pukul 06.45 WITA, saat melintas di Desa Sinarhading, korban dihadang oleh sekelompok pemuda dan menjadi sasaran pengeroyokan.
Korban mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
“Peristiwa pengeroyokan ini diduga merupakan buntut dari keributan yang terjadi malam sebelumnya, yakni pada Rabu (21/5) sekitar pukul 23.45 WITA dalam sebuah pesta permandian yang melibatkan pemuda dari dua desa, yakni Sinarhading dan Ile Padung,” ujar IPTU Anwar Sanusi saat dihubungi.
Baca Juga: Terungkap! 4 WNA di Kapal Misterius Bawa Skincare Ilegal Rp 1,2 M ke Indonesia
Menurutnya, konsumsi minuman keras diduga menjadi faktor pemicu terjadinya keributan hingga berujung pengeroyokan di pagi hari.
Artikel Terkait
Bongkar Ijazah Jokowi! Bareskrim Polri Akhirnya Buka Suara Soal Hasil Forensik Mengejutkan!
Perpres Perisai Jaksa Resmi Diteken Prabowo, Polri-TNI Siap Kawal! Ini Isi Lengkapnya
Bareskrim Pastikan Ijazah Jokowi Asli, Kader PSI Langsung Terbang ke Solo: Saya Minta Maaf ke Ayah Gibran
Terungkap! 4 WNA di Kapal Misterius Bawa Skincare Ilegal Rp 1,2 M ke Indonesia
Ramai Diperbincangkan! KORPRI Usul ASN Pensiun di Usia 70 Tahun, Ini Alasannya