Jenderal di Jabatan Sipil Hilang dari Opini Detik.com, Dewan Pers Angkat Bicara

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:34 WIB
Foto desain Tim
Foto desain Tim

Belakangan, artikel tersebut akhirnya dihapus. Redaksi menyatakan penghapusan dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap penulis yang mengalami tekanan.

Tegangan antara Etika dan Keselamatan

Kejadian ini membuka kembali diskusi soal batas antara kebebasan pers, perlindungan terhadap penulis, dan tanggung jawab redaksi dalam menjaga transparansi.

“Media tak bisa bekerja dalam ketakutan. Tapi keselamatan narasumber dan penulis juga bukan hal sepele,” kata Komaruddin.

Dewan Pers mendorong semua media menjaga ruang publik yang sehat dan kritis, serta tak tunduk pada tekanan kekuasaan atau kekerasan jalanan.

Baca Juga: Paus Leo XIV Puji Peran Vital Serikat Misi Kepausan dalam Menyebarkan Semangat Misioner Gereja

“Pers adalah penjaga demokrasi, tapi itu hanya mungkin jika kejujuran dan keberanian dipelihara,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X