Jejak Judi Tercium di Facebook, Polisi Sikka Langsung Bergerak ke Nita

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 26 Mei 2025 | 07:00 WIB
Anggota polisi saat membongkar gelanggang sabung ayam. (Foto TBN Polres Sikka)
Anggota polisi saat membongkar gelanggang sabung ayam. (Foto TBN Polres Sikka)

 

REPORTASENTT.COM, SIKKA- Polres Sikka menggelar Operasi Pekat Turangga 2025 dengan menyasar praktek perjudian sabung ayam yang dilaporkan masyarakat melalui unggahan di media sosial.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyisiran ke lokasi yang diduga menjadi arena perjudian di Wairmetik, Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Operasi berlangsung pada Minggu (25/5) pukul 13.30 Wita, diawali dengan apel persiapan di Lapangan Apel Polres Sikka, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 1, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur.


Baca Juga: Polisi Sikat 7 Motor Liar Dini Hari di Kota Kupang, Ada RX King hingga Ninja Ikut Disita

Kegiatan dipimpin oleh Kasatgas Preventif Iptu I Nyoman Karwadi, S.H., dan Kasatgas Preemtif Iptu I Nyoman Suwasta, bersama 23 personel dari Regu I yang tergabung dalam Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor: Sprin / 362 / V / OPS.1.3 / 2025, tertanggal 13 Mei 2025.

Dalam operasi tersebut, Polres Sikka memfokuskan tindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti premanisme, pungutan liar, perjudian, konsumsi minuman keras di tempat umum, dan aktivitas prostitusi.

Mengacu pada informasi yang bersumber dari unggahan status di platform Facebook, tim bergerak cepat menuju lokasi yang terindikasi menjadi tempat perjudian sabung ayam di wilayah Wairmetik.

Baca Juga: Bupati Diminta Turun Tangan, Polemik PPK Lintas Dinas Mencuat di Alor

Namun, setibanya di lokasi, polisi tidak menemukan adanya aktivitas perjudian secara langsung.

Meski demikian, tim mendapati sebuah gelanggang sabung ayam yang terbuat dari bambu.

"Ketika tim sampai di lokasi, kegiatan sabung ayam sudah tidak berlangsung. Namun ditemukan gelanggang sabung ayam. Lokasi tersebut langsung dibongkar oleh tim," ujar salah satu anggota Satgas kepada wartawan.

Baca Juga: Bukan Sekedar Bagi- bagi Makanan! DPR Ungkap Misi Rahasia di Balik Program Makan Gratis Prabowo

Diduga kuat, para pelaku melarikan diri setelah mengetahui adanya rencana operasi atau informasi patroli yang bocor ke publik.

Usai dari lokasi tersebut, dalam perjalanan kembali, tim menemukan sekelompok pemuda tengah mengonsumsi minuman keras tradisional (moke) di pinggir Jalan Trans Maumere–Ende, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok.

Menanggapi temuan tersebut, tim tidak melakukan tindakan represif.

Baca Juga: Geger di Senayan! Komisi III DPR RI Bongkar Skandal Mengerikan, Eks Kapolres Ngada dan Stefani Dituding Terlibat dalam Kejahatan Ini

Sebaliknya, dilakukan pendekatan persuasif berupa imbauan agar para pemuda segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X